3 Tahun Berturut-turut Desa Kayang Anggarkan Pembelian Laptop, Tapi Masih Gunakan Laptop Pinjaman

129

BIDIKNEWS.id, Marica - Berdasarkan rincian Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) 2019, 2020 dan 2021, Desa Kayang kecamatan Pantar Barat Laut Kabupaten Alor selalu menganggarkan pembelian unit komputer/Laptop, bahkan semuanya terbeli menurut nota laporan tersebut.

Kepala Desa Kayang, Taslim Apah saat dikonfirmasi Bidik News di kantor Desa, membenarkan perihal ini, namun tidak mendapatkan fisik Laptop sebagaimana penganggaran 2019, dikarenakan hingga saat ini, Perangkat Desa sebelumnya belum melaksanakan Laporan Pertanggungjawaban dan serah terima jabatan.

Terhitung hingga tahun ini, mestinya Desa Kayang memiliki tiga buah Laptop inventaris, 2 untuk operasional Desa, dan 1 unit untuk operasional penunjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Namun hingga kini, di kantor Desa Kayang masih menggunakan Laptop Pinjaman pribadi milik Kades. Juga penganggaran 2021 untuk pembelian Laptop belum terelaisasi.

Sebagaimana tertuang dalam APBDes tahun 2019, Desa Kayang menganggarkan lima juta rupiah untuk pembelian Laptop, di tahun berikutnya dianggarkan lagi dengan nilai yang sama. Yang lebih fantastis 2021 nilai anggrannya Dua puluh delapan juta lima ratus ribu rupiah.

Anggaran 28 juta lebih ini menurut Kaur Umum dan Perencanaan, Pahlawan Minta, digunakan untuk pembelian 2 unit Laptop, satu unit printer dan 1 unit alat scanner, hal ini sebagaimana petunjuk dinas terkait untuk mempermudah penyusunan APBDes di tahun yang akan datang.

"Petunjuknya langsung dari Dinas terkait. Karena untuk tahun 2022, laporannya pake scan, jadi pake file saja, soalnya di Dinas sana APBDes sudah banyak tertumpuk," jelasnya kepada Bidik News. Rabu, 2/5/2021

Musa Hojang, Kepala Desa periode sebelumnya saat dikonfirmasi media ini, mengaku tidak mengetahui keberadaan Laptop yang teranggarkan di tahun 2019, beliau tidak menepis jika ada anggaran untuk pembelian Laptop, namun juga mengaku tidak mengetahui, bahkan menurut beliau, hingga kini ia tidak diberikan rincian penggunaan APBDes.

"Hal ini saya tidak tau sebelumnya, hanya saja karena ada informasi dari Dinas PMD sehingga saya juga pertanyakan di perangkat bagian pengadaan." Paparnya singkat.

Laporan/Editor : Redaktur Bidik News