36 Tahun Menderita Lumpuh, Warga Kelurahan Jatirejo Luput Dari Bantuan Pemerintah

181

BIDIKNEWS.id, Nganjuk - Wiji Astuti (41), perempuan asal Dusun Jlumpang, Kelurahan Jatirejo RT/RW 02/02 Kecamatan Nganjuk, Kabupaten Nganjuk, Provinsi Jawa Timur, sudah hampir 36 tahun menderita lumpuh. Ia mengalami kelumpuhan saat umur 6 tahun. Padahal waktu lahir, kondisi fisik Wiji normal.

Kondisi perekonomian keluarga yang pas-pasan, membuatnya tidak tersentuh perawatan rumah sakit.

Jurnalis Bidik News mendatangi kediamannya, Kamis  (25/2/2021). Sambil meneteskan air mata, Saji, Ayahanda Wiji menceritakan aktivitas keseharian anaknya, yang hanya terbaring lemas di ranjang.

Advertise

"Dulu saya sempat membawa anak saya ke rumah sakit, namun tidak lama keluar karena terkendala biaya," kata Saji.

Penjual Jagung Keliling

Demi mempertahankan hidup keluarga setiap hari, Sang Ayah menjual jagung rebus keliling. Penghasilannya pun tidak seberapa. Kadang 20 ribu, kadang tidak laku sama sekali. Itupun karena para pelanggan merasa iba dengan kondisi keluarga Saji.

"Kalau laku hasilnya sampai 20 ribuan. Kadang tidak ada," ujarnya.

Semua itu dilakukannya demi menopang hidup keluarga. Membeli beras, sabun dan keperluan lainnya.

Luput Dari Bantuan Pemerintah

Kendati demikian, Keluarga Saji hingga kini belum tersentuh bantuan pemerintah. Entah mengapa. Dirinya hanya bisa pasrah.

"Dari kelurahan hanya dapat beras. Itupun baru tiga kali," kata Saji.

Ayah Empat anak tersebut berharap, Pemerintah Kabupaten Nganjuk, sebisa mungkin memberinya bantuan untuk pengobatan anaknya.

"Saya berharap, Pemerintah memperhatikan kondisi keluarga kami. Saya juga ingin anak saya bisa berjalan," pungkasnya.

Laporan: Kusno Lindu Aji
Editor: Nardi Jaya