Puluhan Wartawan dan LSM di Probolinggo Geruduk Kejaksaan, Ada Apa?

48

BIDIKNEWS.id, Probolinggo – Sejumlah wartawan dari berbagai media massa yang tergabung dalam Forum Wartawan Mingguan Probolinggo (FWMP) dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan Aliansi Masyarakat Peduli Probolinggo (AMPP) berunjuk rasa di kantor Kejaksaan Negeri Kraksan Probolinggo.

Mereka tiba di kantor Kejaksaan Negeri Probolinggo tersebut menggunakan kendaraan roda dua dan roda empat dengan membawa poster serta seperangkat sound system. Mereka menilai Kejaksaan Negeri Probolinggo tidak menerapkan SOP yang menurut mereka berlawanan dengan UU Pers nomer 40 tahun 1999.

Diantaranya ada wartawan yang hendak melakukan konfirmasi atau peliputan kepada pejabat di Kejaksaan agar supaya peralatan wartawan tersebut tidak harus ditempatkan di loker yang dijaga oleh petugas dari Kejaksaan, sehingga tidak terkesan wartawan tersebut tidak dikibiri dalam menjalankan tugas dan fungsinya.

Advertise

Baca Juga

Kepada Bidik News, korlap aksi demo Suhri mengatakan, jangan ada pelarangan saat insan pers melakukan peliputan di Kejaksaan, sejumlah kasus korupsi yang sudah dilaporkan ke kejaksaan ternyata tidak jelas perkembangannya.

“Kami disini hanya menjalankan tugas tidak ada maksud dan tujuan apapun, kalau kita meliput tidak dibekali alat apapun, bagaimana kita menyampaikan informasi perkembangan,” kata Suhri, jum’at 16/10/2020.

Berkaitan dengan hal tersebut, Kepala Kejaksaan Negeri Probolinggo Adriansyah mengatakan, bahwa hal itu dilakukan berdasarkan SOP dari pusat serta untuk menjaga marwah Kejaksaan Negeri di Probolinggo,” Ungkapnya.

Pantauan Bidik News di lapangan, Meski berlangsung tertib, namun unjuk rasa ini tetap dijaga puluhan polisi dari Polres Probolinggo. Aksi ini berakhir saat perwakilan wartawan dan LSM diterima jajaran Kejaksaan dan Pengadilan Negeri Probolinggo

Laporan : Biro Jatim _ Kusno
Editor : Redaktur Bidik News