Anggarkan Pembelian Batrei PLTS Desa Kayang Dicoret PMD. Marica Krisis Energi Listrik

104

BIDIKNEWS.id, Marica - Terjadi pemadaman total di Desa Kayang, Kecamatan Pantar Barat Laut sudah satu pekan lebih belakangan, hal ini dipicu jebolnya 4 buah batrei Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) secara bersamaan pada Ahad malam, 30/05/2021 lalu.

PLTS yang merupakan anggaran dari Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) ini mulai digunakan masyarakat Desa Kayang sejak 2015 lalu. Seiring tahun berganti, sejumlah batrei penampung daya jebol. Terhitung, total 27 unit yang sudah rusak termakan daya, usia dan ketahanan.

Hal ini dibenarkan oleh Petugas bagian perawatan PLTS, Basri Ali saat dikonfirmasi Bidik News di kediamannya.
"Memang usianya yang sudah lewat. Biasanya Maksimal pemakaian baterai itu 5 tahun. Sedangkan kita ini sudah 6 tahun." Paparnya.

Diketahui, total batrei penampung arus energi matahari yang dikonversikan untuk daya listrik Desa ini sebanyak 144 unit dengan 175 unit panel modul. Ini diperuntukkan ke seratus empat puluh sembilan buah rumah dan sejumlah fasilitas publik lainnya yang berada di Desa Kayang.

Namun sejak jebolnya 4 unit batrei secara bersamaan beberapa malam lalu, menjadikan Marica Lumpuh sumber energi listrik. Bahkan malamnya sangat gelap dan mencekam. Bagaimana tidak, semua lampu jalan dan penerang umum di Marica menggunakan sumber energi yang sama.

Sejak jebolnya 23 unit batrei pada beberapa tahun lalu, menurut Kepala Desa Kayang pernah dianggarkan menggunakan Dana Desa tahun lalu, bersama anggaran pemeliharaan PLTS, namun dicoret oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) karena dinilai tidak menghasilkan Pendapatan Asli Desa (PADes)

"Sebenarnya kami anggarkan tahun lalu dalam (APBDes), tapi ditolak tu, alasannya karena tidak menghasilkan PAD." Jelas Kepala Desa Kayang kepada Bidik News di Kantor Desa Kayang belum lama ini.

Laporan/Editor : Redaktur Bidik News