Aktivitas Tambang Ilegal di Gowa Buat Kapolres Tak Berkutik

45
Tambang milik inisial MS dan RA

Bidiknews.id-Tambang ilegal semakin marak dan Bebas di Gowa, dan membuat pihak kepolisian tak ‘berkutik’ dalam memberantasnya. senin (10/4/2023)

Dimana, Tambang ilegal ini juga terus-menerus menguras perut Bumi seolah-olah bisnis ilegal tersebut sudah dijadikan “ATM” berjalan Bagi Segelintir Oknum.

Seperti Aktivitas tambang galian, yang berada di lingkungan Giring Giring, kelurahan kalaserena, kecamatan Bontonompo. Yang diduga milik Oknum polisi inisial MS di Takalar dan inisial RA.

Advertise

Tanpa memperhatikan dampak yang bisa saja timbul akibat aktivitas ‘Ilegal’ tersebut.

Seperti pantauan media ini, beberapa dump truk tengah menunggu antrean mengambil muatan.

Terlihat juga Dua alat berat tengah memasukkan pasir ke dalam dump truk. Kembali beroperasinya tambang ilegal tersebut diduga kebal hukum dan bahkan tak punya Rasa Takut.

Akibat, beroperasi tambang ilegal menyebabkan kerusakan alam yang luar biasa. Bahkan membahayakan keselamatan jiwa bagi warga yang tinggal di sekitar tambang tersebut. Sebab, letak tambang dekat dengan pemukiman warga.

Menurut salah satu warga saat di temui di lokasi mengatakan bahwa beberapa bulan yang sudah di hentikan, kenapa beroperasi kembali.

Beberapa bulan yang lalu sudah di segel oleh polisi, tapi sekarang beroperasi kembali ada apa sebenarnya dengan pihak kepolisian” keluhnya ke media ini

Ia meminta kepada Kapolres Gowa agar segera turun tangan dan memberantas mafia mafia tambang yang ada di Giring-giring.

Katanya si penambang ke kami tidak ada yang berani gerebek saya, makanya dari itu kami minta Kapolres agar segera turun tangan mengatasi persoalan ini” ungkap menirukan perkataan salah satu si penambang.

Dari Penelusuran, Ketua Tim kebijakan Publik Poros Rakyat Indonesia, Risdianto mengatakan bahwa kondisi ini sangat meresahkan dan sangat membahayakan bagi masyarakat yang tinggal diarea tersebut.

bagi penambang asal-asalan bagaimana nanti kalau longsor, ini kan sangat berbahaya bagi masyarakat sekitar, apa lagi sekarang curah hujan tinggi dan berdekatan rumah warga” katanya.

Ia menyebutkan berbagai pihak diduga terlibat dalam kegiatan ilegal ini.

Apa yang terjadi selama ini merupakan kealpaan dan pembiaran pemerintah Kabupaten Gowa dan merupakan tindakan keserakahan dari oknum pejabat” ucapnya

Kami juga melihat penegakan hukum sangat lemah dan terkesan dibiarkan sehingga kerusakan lingkungan menjadi sangat parah,” ungkapnya

Menurutnya, seharusnya dalam situasi seperti ini, pihak kepolisian dan pihak terkait lainnya bertindak tegas dan melakukan pencegahan sebelum kerusakan terjadi.

Kami melihat ini merupakan tindakan kejahatan terstruktur, sistematis dan masif, yang ikut melemahkan sekaligus mengangkangi supremasi hukum yang berlaku,” tegasnya.

Sementara Kapolres Gowa Saat di konfirmasi melalui WhatsApp nya hanya di baca.

Sampai berita ini ditulis pihak terkait belum bisa di temui.

(Ds)