Ande Agas: Saya Tidak Anti Kritik

317

BIDIKNEWS.id, Manggarai Timur– Bupati Manggarai Timur (Matim), Agas Andreas, bersama Wartawan yang bertugas di Wilayah  Matim menggelar perjumpaan yang bertajuk “Bertemu Media” di Kafe 33, Kelurahan Satar Peot, Borong.

Dalam kesempatan tersebut, Ande Agas yang hanya mengenakan Baju kaos putih berkerak dan Celana tisu warna hitam tampak santai berbincang tentang kisah masa lalunya saat masih SD, Dosen hingga pengalaman berpolitik menjadi orang nomor satu di Matim.

“Banyak kisah saat dulu masih SD, sempat menjadi Dosen, gagal dalam pertarungan politik di Kupang hingga pulang kampung menjadi wakil Bupati,” kisah Agas, sambil menikmati segelas Kopi bersama para kuli tinta.

Ia menjelaskan, menjadi seorang pemimpin memang harus siap dikritik. Namun tentunya kritik yang membangun.

“Saya tidak anti kritik. Tapi kritik yang membangun. selama ini media begitu gencar mengkritik saya. menulis jalan yang rusak, dan lain-lain. Tetapi kok media jarang menulis jalan yang bagus yah. Ini ada apa?” Canda Agas disambut tawa riang hadirin.

Ia berharap, media senantiasa menjadi ruang yang membawa masyarakat ke arah yang damai dan tenang tanpa ada rasa marah, takut serta menegangkan.

“Pemberitaan media jangan membuat masyarakat takut dan menegangkan. Mengkritik boleh tapi harus ada solusi konkrit yang ditawarkan,” ujarnya.

Bupati Agas kemudian mengajak Wartawan untuk mempromosikan aset pariwisata yang ada di Wilayah Matim, dari berbagai perspektif.

“Menulislah tentang pariwisata di Matim. akhir tahun 2021 nanti, karya tulis adik-adik akan dibukukan dan Pemerintah akan siapkan semua fasilitasnya,” tutup Agas.

Turut hadir dalam kegiatan Temu Media, Wakil Ketua II DPRD Matim Damu Damian. Kegiatan akhirnya ditutup dengan sesi diskusi dan dialog.

Penulis: Nardi Jaya
Foto: Floreseditorial.com