Ayo dukung, Masjid Fastabiqul Khairat butuh Uluran tangan

65

Muna Barat, bidiknews.id– Pembangunan masjid Fastabiqul Khairat, Desa Wanseriwu, Kecamatan Tiworo Tengah, Kabupaten Muna Barat (Mubar), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), terus dilakukan pengerjaan melalui kerja bakti massal. Kurangnya dana menjadi kendala dan menyebabkan pengerjaan masjid dilakukan sedikit demi sedikit.

Masjid Fastabiqul Khairat yang diimpikan jadi pusat kegiatan keagamaan bagi warga Desa Wanseriwu masih saja sayu tak berdaya. Masjid yang pembangunan mulai dibangun sejak 2017 itu, hingga kini belum juga rampung.

Ketua panitia pembangunan masjid, Tahir, mengungkapkan, pengerjaan masjid terpaksa dilakukan sedikit demi sedikit, mengingat keterbatasan anggaran yang hanya mengandalkan sumbangan dari masyarakat dan donatur. Bahkan pengerjaan pembangunan mesjid di lakukan oleh swadaya masyarakat desa Wanseriwu.

Advertise

Baca Juga

“Mengingat anggaran yang belum memadai sepenuhnya, jadi pembangunannya kita lakukan sedikit demi sedikit, maka kami selaku panitia terus membuka dan menyedikan tabungan akhirat bagi para donatur hebat yang ingin meringankan beban dalam proses penyelesaian pembangunan mesjid yang berada di desa Wanseriwu,” jelas Tahir, (29/06/2020).

Kami segenap panitia pembangun Masjid Fastabiqul Khairat membuka tabungan akhirat buat saudara(i) ikhwafillah sekalian.
Membuka Open Donasi berupa:
Semen, Besi Cor, Kayu, Atap (Spandek), Lantai (Tegel), Batu Merah dan Pasir.

Atau Saluran bantuan dapat langsung diberikan kepada panitia melalui contact person, atau dapat melalui rekening BANK SULTRA :
109 02 01000479 1
a.n. Masjid Fastabiqul Khairat.

Cp : 0852 5584 1778 (Mustamin)
0852 4244 5888 (Syarifudin)

Lebih lanjut Tahir memaparkan, masjid Fastabiqul Khairat dibangun dengan ukuran 17 x 17 meter. Sesuai Rencana Anggaran biaya pembangunan mesjid yang di butuhkan anggaran senilai Rp700 juta. Donasi terus berdatangan para donatur,
baik berupa bahan bangunan maupun finansialnya.

Pantauan bidiknews.id, setiap hari Jumat dan hari minggu, masyarakat setempat menggelar kerja bakti, bersama-sama membangun masjid tersebut. Ditargetkan, untuk segera dirampungkan ketika anggaran sudah mencukupi, terlebih lagi, Masjid Tua yang merupakan salah satunya masjid di Desa Wanseriwu, kondisinya mulai retak. Tembok dan lantai masjid mengalami pecah dan retak.

“Semoga atas bantuan saudara(i) dapat meringankan pembangunan Masjid ini dan akan menjadi ladang pahala yang sangat besar di yaumul Qiamah dan tidak akan pernah habis Insyaa Allah,”tutup Tahir.

Laporan : Biro Sultra _ Munawir, S. Pd.
Editor : Redaktur Bidik News