BAIN HAM RI minta Mabes Polri Copot Kapolda Sulsel

11


Makassar, bidiknews.net
Aksi unjuk rasa yang dilakukan diberbagai daerah di Indonesia beberapa waktu lalu menyisakan banyak kasus dan pelanggaran yang dilakukan oleh oknum Polisi, mulai dari pemukulan, pelemparan bahkan penganiyaan terhadap Demonstran dan Jurnalis. Hal ini dinilai sebagai bentuk penutupan corong Demokrasi oleh alat negara sendiri.

Aksi unjuk rasa yang dilakukan di Makassar beberapa hari lalu diantaranya di Fly Over dan DPRD Sulawesi Selatan juga menyisahkan catatan hitam oleh sejumlah Lembaga, salah satunya Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Badan Advokasi Investigasi Hak Asasi Manusia (BAIN HAM RI) Sulawesi Selatan yang mengecam tindakan anarkis dari  pihak Kepolisian pada saat pengawalan aksi.

Dalam jumpa Pers yang dilaksanakan di Jl. Hertasning Baru Makassar, Sekretaris Umum BAIN HAM RI Sulsel, Amin Rais, SH menyatakan pihak BAIN HAM RI Sulsel mengutuk keras tindakan yang dilakukan oleh aparat Kepolisian beberapa waktu lalu di Makassar dan akan menuntut agar Kapolda Sulsel dicopot dari jabatanya karna tidak mampu mengatur anggotanya sehingga banyak yang bekerja tidak sesuai dengan SOP yang berlaku.

“Sejauh ini kami telah melakukan investigasi mengenai kasus pasca aksi unjukrasa dan kami dari BAIN HAM RI Sulsel telah melakukan konfirmasi dengan DPP BAIN HAM RI dan mereka siap untuk mengawal kasus ni. Dalam penanganan kasus ini kami telah menyiapkan puluhan Pengacara untuk melakukan pendampingan dan penanganan kasus Pelanggaran Hak Asasi Manusia yang terjadi saat aksi unjukrasa di Sulsel beberapa waktu yang lalu”, Ujarnya Jumat (04/10/2019).

Sementara, Djaya Jumain, Ketua Umum BAIN HAM RI Sulsel menambahkah dalam waktu dekat ini BAIN HAM RI Sulsel akan ke Jakarta melaporkan adanya tindakan refresif anggota kepolisian terhadap Mahasiswa dan Wartawan saat unjuk rasa.

“Kami telah mengumpulkan bukti tindakan refresif pihak kepolisian terhadap mahasiswa dan wartawan saat aksi unjuk rasa, dan temuan adanya dugaan pelanggaran HAM akan kami kirim ke Mabes Polri,Kompolnas dan Komnas Ham. Agar menjadi rujukan dan pertimbangan untuk mengevaluasi kinerja Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan dalam penanganan aksi unjuk rasa di Makassar,” Terangnya.

Hadir di jumpa pers, Bendahara Umum Muh Ramli, Koordinator Advokasi dan Investigasi Rahmat, Koordinator Intelijen Solihin Nappa.(*).