BAIN HAM RI Pusat turun tangan Investigasi kematian warga Jeneponto

18

Makassar, bidiknews.net – Penemuan jasad seorang kakek bernama Ambo Tang di Kabupaten Jeneponto sungguh menyayat hati dan menjadi perhatian salah satu lembaga sosial dan hukum yakni Badan Advokasi Investigasi Hak Asasi Manusia Republik Indonesia ( BAIN HAM RI ).

Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) BAIN HAM RI, DR. Muhammad Nur, SH., MH menegaskan akan menurunkan tim Investigasi dari Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) BAIN HAM RI Sulawesi Selatan dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) BAIN HAM RI Kabupaten Jeneponto untuk mempelajari sebab meninggalnya Ambo Tang, Kakek berusia 75 tahun dari Punagayya, Desa Bontorappo, Tarowang, yang ditemukan di dekat tumpukan batu gunung di Borongloe, Desa Bontorappo, Kamis, 16 Januari 2020 lalu.

Terkait kematian Ambo Tang, diduga meninggal dunia karena kelaparan. Hal ini menurut Dr. Muhammad Nur, adalah sejarah yang memalukan di tanah Turatea Kabupaten Jeneponto Sulawesi Selatan.

Advertise

Baca Juga

Ketua DPP BAIN HAM RI ,DR. Muhammad Nur, SH., MH mengaku sedih dan kecewa sebagai salah satu Putra asal Kabupaten Jeneponto setelah mendengar kematian kakek Ambo Tang yang di duga kematiannya karena kelaparan. Beliau berharap kejadian seperti ini tidak terulang lagi dan meminta Bupati dan Wakil Bupati Jeneponto agar lebih serius dalam penanganan keluarga miskin.

DR. Muhammad Nur, SH., MH juga meminta DPW BAIN HAM RI Sulawesi Selatan untuk menugaskan DPD BAIN HAM RI Jeneponto untuk mengawasi apabila ada masyarakat miskin yang tidak mendapat perhatian pemerintah Daerah.

“Dengan adanya peristiwa ini di harapkan kepada seluruh DPW BAIN HAM RI Se Indonesia agar peka dan peduli apabila ada masyarakat yang belum mendapat perhatian pemerintah”, tutup Dr. Nur.

Redaksi Bidik News