Barang bukti dugaan Pengancaman hilang di Polsek Somba Opu, kok bisa?

389

Gowa, bidiknews.net
Satu unit barang bukti sepeda motor Yamaha matic dengan nomor polisi DD 6464 QY tidak lagi dilihat berada di Polsek Somba Opu, setelah dibawa oleh warga Perumahan Hertasning Madani pada Senin, (06/01/2019) sekira pukul 00:30.

Kronologi kejadian, seorang laki laki, R (38) datang bersama tiga rekannya yang diduga preman, ke rumah (MN), salah seorang warga Perumahan Hertasning Madani, namun kedatangannya didahului dengan ancaman yang dilontarkan lewat pesan WhatsApp kepada (MN).

Sebagaimana diketahui, antara (MN) dan R (38) sebelumnya adalah rekanan bisnis Multi Level Marketing (MLM) di salah satu perusahaan yang telah dibekukan oleh pemerintah pada 2017 silam. Oleh karena tidak beroperasinya perusahaan ini, menyebabkan kerugian besar besaran pada semua member, termasuk (MN) dan R (38).

Advertise

Baca Juga

Sebagai member yang berada di bawah jaringan (MN), R (38) menagih deposito yang pernah diinvestasikan ke perusahaan ini melalui (MN). Namun (MN) berkilah, dan mengatakan jika semua transferan member telah dialokasikan untuk membeli prodak dan telah diberikan kepada member yang bersangkutan.

Permasalahan ini berbuntut pada dilaporkannya (MN) ke Polrestabes Makassar, namun karena tidak cukup bukti, kasus ini dihentikan. Tidak puas dengan hasil itu, R (38) bersama 3 rekannya terus menekan (MN) untuk membayar kerugiannya. Berulang kali R (38) datang ke rumah (MN) untuk menuntut sejumlah uang.

Sampai pada kedatangan terakhir, pada Ahad, 05/01/2019 sekitar pukul 22:40 dan menggedor pintu serta jendela (MN), yang sebelum kedatangannya R (38) mengancam lewat pesan WhatsApp; “Berarti qta meminta sy utk bertindak sesuai dgn caraku… Dan ” Ku kasihki waktu 24 jam dari skg,,, kalau nda ada uangku… Bertindakka..
Ujar R (38)”.

Tingkah R (38) dan tiga rekannya yang dinilai keterlaluan oleh warga, karna menggedor pintu dan berteriak ingin membakar rumah, sehingga warga geram dan mengejar ke-empat pelaku bersama (MN).

Dari pengejaran itu, warga dibantu salah seorang Resmob Polres Gowa, dan mengamankan 1 unit sepeda motor yang langsung diantar oleh warga ke Polsek Somba Opu. Namun hingga kini, barang bukti tersebut tidak berada di Mapolsek Somba Opu.

Setelah diklarifikasikan ke kepala Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polsek Somba Opu; Agus membenarkan dan melihat barang bukti tersebut, namun beliau mengatakan sudah menyerahkan barang bukti tersebut kepada Reserse.

“Malam itu kita sudah limpahkan ke serse, coba ditanya di piket sana”. Ujar Ka SPK Agus Tambara

Piket serse yang dikonfirmasi media ini tidak mengetahui pasti, jika unit tersebut telah tiada. Namun berjanji akan mengecek kembali melalui rekaman CCTV Polsek.

Redaksi Bidik News