Berlagak Coboy, Adik Bupati Bulukumba Dipolisikan. SEKAT RI Siapkan 100 Lawyer

152

Makassar, bidiknews.net – Serikat Wartawan Media Online Republik Indonesia (SEKAT-RI) mengecam aksi brutal Adik Bupati Bulukumba, Andi Fian atas pengancaman yang dilakukan kepada wartawan newszonamerah.com pada beberapa waktu lalu. Ketua Umum SEKAT-RI Muhammad Iqbal meminta aparat kepolisian untuk segera menangkap Andi Fian untuk dilakukan penahanan sesegera mungkin

Iqbal melalui pesan tertulisnya yang diterima media ini, pada Selasa (14/4/2020), mengatakan akan menyiapkan 100 pengacara untuk mendampingi Andi Burhanuddin

“Langkahnya, kita akan dampingi secara hukum. Kita siapkan 100 Lawyer untuk Wartawan newszonamerah.com”, Kata Iqbal

Advertise

Baca Juga

Selain itu, Iqbal mengatakan bahwa dirinya sudah menunjuk Law Firm REI dan Associates selaku Kuasa hukum untuk mendampingi Andi Bur. Sapaan Burhanuddin, Wartawan newszonamerah.com yang diteror Adik Bupati.

“Saya sudah koordinasi dengan direkturnya, dia katakan bahwa siap, kami akan dampingi dan menyiapkan 100 lawyer”, bebernya.

Sementara itu, Direktur Devisi Hukum dan Ham Law Firm REI dan Associates Adhi Puto Palaza meminta aparat kepolisian untuk segera menangkap Andi Fian yang diduga adik Bupati Bulukumba tersebut.

“Saya mengecam tindakan adik Bupati Bulukumba yang berani mengancam seorang Jurnalis yang sedang menjalankan tugas profesinya sebagai kontrol sosial, karena hal ini bisa diancam pidana kekerasan terhadap wartawan” kata Adhi Puto Palaza

Adhi Phuto Palaza mengatakan, bahwa tindakan tidak terpuji dan memalukan ini tak pantas dipertunjukkan dari seorang adik Bupati Bulukmba, apalagi dengan menggunakan bahasa kotor sambil membawa parang

“Kita sebagai masyarakat harusnya mengedepankan Jiwa Sipakalabbi, Sipakatau dan Sipakainga dan tidak menjadikan kekuasaan sebagai senjata”, Ucapnya.

“Saya meminta agar Kapolres Bulukumba untuk segera bertindak untuk menahan Fian karena tindakannya sudah di luar batas kewajaran. Ini sudah tidak bisa dibiarkan, sangat bertentangan dengan UU Pers No. 40 Tahun 1999” dan diproses sesuai hukum yang berlaku”, Tegasnya.

“Kami berharap kepolisian tidak ragu untuk menjerat siapapun pelaku kriminalisasi terhadap pekerja pers ke meja hijau, karena, kerja wartawan merupakan perpanjangan tangan rakyat yang dilindungi oleh undnag-undang” Bebernya

“Kalau ada pihak yang tidak suka kepada wartawan, artinya dia ada masalah dengan rakyat atau ada indikasi melanggar hukum. Sehingga takut diberitakan oleh media, makanya mereka melakukan kriminalisasi untuk menghambat tugas wartawan”, Tutupnya.

Redaksi Bidik News