Bersama Kuasa Hukum, Hamsinah Resmi Laporkan PNM Mekaar di Polres Gowa

444

BIDIKNEWS.id, Gowa - Hamsinah (39) warga Pelita Taborong Desa Bontoala Kec. Pallangga Kab. Gowa resmi didampingi Kuasa Hukum Sya'ban Sartono S.H., C.L.A. dari Pusat Bantuan Hukum (PBH) BAIN HAM RI. Hamsinah melaporkan oknum yang diduga Pegawai Permodalan Nasional Madani (PNM) Mekaar Cabang Pallangga.

Hal itu di buktikan dengan Surat tanda terima Laporan Polisi Nomor : LP/B/148//11/2022//SPKT/Polres Gowa/Polda Sulawesi Selatan tanggal 02 Februari 2022.

Menurut Kuasa Hukum Sya'ban Sartono, S.H., C.L.A. pasal yang dilaporkan terkait unggahan Video yang viral, yaitu beberapa orang yang mengaku dari PNM Mekaar mendatangi rumahnya, dan memaksa mendobrak pintu kamar milik Hamsinah yang merupakan area privat.

"Kami laporkan pasal 167 terkait Masuk ke pekarangan, rumah atau ruangan orang dengan cara paksa, juga pasal 407 terkait pengrusakan ringan, yaitu pintu Hamsinah didobrak paksa oleh beberapa orang sebagaimana dalam tayangan Vidio yang sengaja diviralkan itu."tutur Sya'ban Sartono S.H., C.L.A. saat dikonfirmasi Bidik News, Rabu (02/02/2022).

Terkonfirmasi Bidik News, Hamsinah meminjam uang sebesar Rp. 7.000.000 dan mengangsur Rp. 188.000 yang dibayar per 2 pekan hingga 50 kali pembayaran. Saat ini Hamsinah telah membayar 27 kali angsuran, atau Rp. 5.076.000.

Sya'ban Sartono menyebutkan viralnya video Hamsinah, berdampak pada anaknya yang masih di bangku kelas 2 SMP tidak bisa bersekolah sebagaimana biasa, lantaran malu akibat Ibundanya viral saat didatangi rumahnya untuk menagih pembayaran PNM Mekaar.

"Anaknya tidak masuk sekolah karena viralnya video ibu Hamsina ini, ada tekanan batin dan mental anak ibu Hamsina sehingga tidak mau ke sekolah karena malu. Kemudian ibu Hamsina juga sudah ditelepon oleh beberapa orang keluarganya mengenai video tersebut sehingga psikologi dan mentalnya down." ujar Kuasa Hukum Hamsinah.

Sya'ban Sartono, S.H., C.L.A. mengaku berterima kasih kepada Polres Gowa yang telah menerima laporan ibu Hamsinah, walau sebelumnya laporan Kliennya sempat terpending.

"Kami sangat berterima kasih kepada Polres Gowa karena telah menerima laporan kami, walau sebelumnya laporan Hamsinah terpending lantaran belum ada bukti yang kuat. Kami dari Pusat Bantuan Hukum BAIM HAM RI mendampingi ibu ini untuk melakukan pelaporan kembali dan Alhamdulillah diterima." Tutur Sya'ban.

Sya'ban juga menambahkan, Harapannya semoga pelaporan ini cepat diperoses agar menjadi contoh bagi platform pinjaman yang lain agar bisa menjadi perhatian atau atensi bersama." tutup Advokat muda dari PBH BAIN HAM RI ini.

Penulis/Editor : Redaktur Bidik News