Dahulu kau ingin Bongkar Benteng Suharto (Bento), sekarang kuliahat kau di seberang Istana

44

Oleh : Poce
Editor : Redaktur Bidik News

Tulisan ini sebagai Refleksi menyambut Hari Lahir Pancasila

Dahulu kau berteriak ingin “BONGKAR” BENTENG SOEHARTO dengan istilah (BENTO), bahkan anggota DPR pun kau juluki BADUT, lalu kau kirim SURAT BUAT WAKIL RAKYAT agar jangan menjadi TIKUS TIKUS KANTOR.

Advertise

Baca Juga

Sampai semua orang menjuluki kau sebagai MANUSIA SETENGAH DEWA, lalu para penggemarmu termasuk aku pun berkata IZINKAN AKU MENYAYANGIMU, tapi kau bilang AKU BUKAN PILIHAN.

Ahh…… JANGAN BICARA lagi tentang idealisme, karena kulihat kau ada SIANG DISEBERANG ISTANA, lalu masuk dan makan siang bersamanya.

ENTAH apa YANG TERLUPAKAN olehmu, hingga tak ada lagi KEMESRAAN diantara penggemarmu, mungkin mereka sudah FRUSTASI.

Kini aku sadar, yang ada hanyalah DEMOKRASI NASI.

Jika BUNG HATTA masih hidup, mungkin akan berkata padamu, bahwa kau bagaikan BELALANG TUA yang tak mampu lagi menganalisa.

Dan lihatlah, sang GURU OEMAR BAKRI yang pernah kau puji, sekarang pun pergi meninggalkanmu, pergi ke UJUNG ASPAL PONDOK GEDE mencari IBU nya yang lama dia tinggalkan.

Sang ibu yang matanya seperti MATA INDAH BOLA PIMPONG, kini duduk termenung memikirkanmu sambil meneteskan AIR MATA lalu bergumam lirih hmmm HADAPI SAJA walaupun harus ANCUR !!!