Di Makassar, Rocky Gerung beberkan Cara ia menghindari delik

4

Makassar, bidiknews.net
Pengamat politik, Rocky Gerung kembali hadir di Makassar setelah beberapa bulan lalu juga hadir dalam acara yang diselenggarakan oleh civitas akademik Unibos untuk membawakan kuliah umum di kampus biru tersebut.
Kali ini, oleh Akar Institut beliau diundang untuk menjadi pembicara pada sekolah kebangsaan yang diadakan oleh Akar Institut, sekaligus me-Lounching lembaga tersebut pada Ahad, 13/01/2019 di UIN Alauddin Training Centre Jl. Alauddin Makassar, dalam pemaparannya beliau menyebutkan bahwa dirinya seringkali dilaporkan ke Polisi terkait ucapan beliau yang selalu kontroversi.
Dalam pertengahan paparannya, tiba tiba diinterupsi oleh seorang peserta yang mengaku dari Nusa Tenggara Timur (NTT) dan mewakili suara orang tua NTT. Saat itu Rocky berbicara tentang keadilan, dan sampai membias pada pembahasan tentang Rahim perempuan. Dua pertanyaan dilontarkan kepada Rocky gerung;
1. Apakah Pak Rocky tau rahim?
2. Mengapa Pak Rocky bisa terhindar dari delik, padahal dalam pengamatan saya sebagai org awam, sebenarnya pak Rocky ini sudah kena delik.
Sontak ruangan riuh dengan tepuk tangan. Rocky gerung menjawab dengan santai pertanyaannya
“Saya belajar Ilmu Hukum, dan saya tau apa itu delik, delik artinya, subyek hukum diarahkan pada fakta positif. Tidak ada delik sebelum itu disebut pelanggaran hukum oleh hukum tertulis”  ungkap Rocky.
“Karna itu saya tidak mungkin kena delik. Karna saya mengerti bedanya delik dan Satire, dan itu saya selalu pertahankan kritikan dalam bentuk satire” lanjut Rocky.
Beliau juga menyampaikan bahwa seringkali membawakan materi pada Sekolah sekolah Polisi maupun TNI yang naik pangkat
“Saya mengajar di Sekolah Pimpinan Tinggi Polri di lembang, saya juga ngajar di Sesko TNI gabungan, mengajar mereka yang mau jadi Jendral”. Tutup Rocky.