Diberitakan Potong Gaji dan Paksa Mundur Perangkat Desa, ini tanggapan Kades Wanseriwu

170

Muna Barat, bidiknews.net – Sebagaimana diberitakan sebelumnya di media ini pada 12/04/2020 lalu, tentang Kepala Desa Wanseriwu memetong gaji perangkat Desa selama sebulan dan memaksa menandatangani Surat Pengunduran Diri, Kepala Desa Wanseriwupun angkat bicara.

Kepala Desa Wanseriwu mengatakan bahwa, Posisi Hendrawati telah digantikan dengan perangkat Desa baru melalui rekomendasi Camat untuk mengangkat Pelaksana tugas (Plt) dikarenakan ada kekosongan dan perangkat lama sudah tidak aktif lagi.

“Bagaimana caranya saya mau mempertahankan mereka Pak, kalau mereka sudah tidak pernah berkantor?” Tutur kepala Desa.

Advertise

Baca Juga

Setelah berpolemik berita tentang Pemotongan gaji dan pemaksaan penandatanganan pengunduran diri, diadakannya rapat bersama untuk membahas perihal tersebut, bersama Kepala Desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Bhabinkamtibmas, Camat serta perangkat dan Masyarakat Desa lainnya.

Dari hasil rapat tersebut, Ibu Hendrawati membuat surat pernyataan permohonan maaf kepada Kepala Desa terkait keterangannya soal pemotongan 1 bulan gaji dan pemaksaan penandatanganan surat pengunduran diri. Ketika dikonfirmasi, Ibu Hendrawati mengaku tidak mau memperpanjang persoalan karena masalahnya tersebut juga sudah terselesaikan.

“Saya juga sudah tandatangani itu (Surat pernyataan Permohonan maaf_Red). Suami saya juga bilang sudah, jangan diperpanjang, mengalah saja”. Ungkap Hendrawati melalui sambungan telephon WhatsApp pada Selasa, 14/04/2020.

Untuk diketahui, Kepala Desa Wanseriwu juga telah membuktikan pernyataannya tentang Rekomendasi Camat untuk mengangkat Plt, dengan mengirimkankan ke Kantor Redaksi media ini Rekomendasi dimaksud.

Redaksi Bidik News