Diduga Bohongi Masyarakat, Anggota HIPO Akan Polisikan Andi Junaedi Nyompa

442

BIDIKNEWS.ID, MAKASSAR-- Anggota Himpunan Pengusaha Online (HIPO) di Makassar, Sulawesi Selatan akan mempolisikan Dewan Pembina HIPO Andi Junaedi Nyompa di Kepolisian setempat.

Ahmad, salah satu anggota HIPO kepada BIDIKNEWS.ID menjelaskan bahwa selama Dua Tahun terakhir, HIPO telah membohongi anggotanya.

Dikatakannya, Himpunan Pengusaha Online atau disebut juga HIPO merupakan suatu organisasi pengusaha bisnis online yang menjalankan beberapa program untuk perkembangan bisnis online di Indonesia.

"Dalam satu Minggu ke depan, kami akan mengumpulkan kekuatan untuk memproses Pimpinan HIPO ke Pihak yang berwajib. Andi Junaedi Nyompa selaku Pembina HIPO sudah membohongi kami," ujarnya.

Ahmad menuturkan, penghimpunan dana yang dilakukan oleh HIPO menawarkan beberapa paket. Diantaranya, Paket Sejahtera I, donasi sebesar Rp 750 ribu kepada organisasi, setiap hari akan mendapatkan keuntungan Rp 5.010 per hari selama setahun.

Paket Sejahtera II, donasi Rp 1.500.000 akan mendapatkan keuntungan per hari Rp 10.855 selama setahun.

Paket Sejahtera III dengan donasi Rp 7.500.000, akan mendapatkan keuntungan Rp 52.605 per hari selama setahun.

Paket Sejahtera IV dengan donasi Rp 15.000.000 akan mendapatkan keuntungan Rp 105.210 perhari selama setahun.

"Saya sendiri mengalami kerugian ratusan juta rupiah. Kalau ditotalkan dengan semua anggota di Sulsel bisa mencapai Miliaran juta rupiah," tuturnya.

Saat ini, jelas dia, kabar tentang HIPO sudah menghilang. Pihaknya akan bersatu menuntut kerugian yang dialami semua anggota.

"Kita sudah berkoordinasi dengan semua ketua DPP dan DPC di seluruh wilayah Indonesia. Saat ini kita tidak main-main. Akan mengawal kasus penipuan ini hingga tuntas," tegasnya.

Sementara itu, Dewan Pembina HIPO, Andi Junaedi Nyompa, saat dihubungi BIDIKNEWS.id melalui sambungan WhatsApp menerangkan bahwa organisasi HIPO adalah organisasi berbadan hukum yang menerima iuran dan sumbangan dari anggotanya sesuai uu ormas.

"Tidak ada akad investasi yang masuk ke rekening organisasi HIPO," pungkas Andi, Sabtu (14/5/2022) malam. (Red)