Diduga Serangan Jantung, Tukang Becak Asal Kertosono Tewas saat Mengantarkan Penumpang

42

BIDIKNEWS.id, Nganjuk – Warga dikejutkan lagi, seorang tukang becak di pangkalan parkir becak stasiun KAI Kertosono, Nganjuk, tewas saat tengah mengantarkan penumpang. Proses evakuasi korban dilakukan dengan prosedur penanganan pasien Covid-19 atau corona guna menghindari hal yang tak diinginkan.

Supaat (61) warga Desa Pandantuyo, Kecamatan Kertosono, Nganjuk ini tak sadarkan diri saat mengantar penumpangnya, Peristiwa ini sempat diketahui orang yang ada dilokasi tersebut dan dilaporkan ke perawatan Kereta Api. Minggu (29/11/2020) siang pukul 11.30 WIB

Saat itu korban sempat mengantarkan penumpang korban berdiri kemudian terjatuh. Kebetulan saksi (Budi_Red) melihat korban jatuh tak sadarkan diri lalu digendong mengunakan becak mesin menuju ke RSUD Kertosono. Sebagian lantas melapor ke perangkat kelurahan setempat yang meneruskannya ke polsek setempat.

Menurut Budi, sesaat setelah terjatuh, korban diantar ke perawat KAI, ternyata dicek nadinya masih ada.
“Korban sempat berdetak nadinya, tanpa basah basih lagsung di gendong menuju RSUD Kertosono,” katanya.

Sayangnya, sesudah sampai di RSUD Kertosono, korban diperiksa oleh petugas ternyata korban keburu meninggal dunia. Dugaan sementara, korban memiliki riwayat penyakit jantung

Pasca kejadian, Kasubbag Humas Polres Nganjuk IPTU Roni Yumantara langsung meminta tim untuk meminta keterangan kepada keluarga mengenai riwayat kesehatan korban. Hal ini guna mengetahui apakah ada gejala Covid-19 pada korban.

“Dari keterangan keluarga korban, korban sudah lama mengidap lama jantung coroner,” katanya.

Laporan : Biro Jatim_Kusno
Editor : Redaktur Bidik News