Dijemput Aparat Polda Sulsel di Bollangi, Lolo Meninggal Dengan Luka Lebam di Sekujur Tubuh

571

BIDIKNEWS.id, Pinrang - Andi Lolo, Warga Binaan Lapas kelas 2A Bollangi, Kabupaten Gowa dikabarkan meninggal dunia dengan luka lebam di sekujur tubuh. Diduga mengalami penyiksaan. Andi Lolo ditahan atas penyalahgunaan narkotika di wilayah Kabupaten Pinrang.

Hal ini diungkapkan Maryam, istri Almarhum Andi Lolo, menurut Maryam, Suaminya meninggal dalam pengawasan aparat Polda Sulsel,
“Suami saya tidak meninggal di lapas. Dia meninggal saat dijemput aparat Polda Sulsel,” terangnya.

Maryam menuturkan jika suaminya itu akan bebas dari lapas di tahun 2022 mendatang.
“Kemarin suami saya berikan kabar kalau dia sudah bebas tahun depan. Tapi masih dirahasiakan bulan berapa,” kata Maryam dilansir dari Sulsel.utusanindo.com Jum'at (17/12/2021).

Sebelui, Andi Lolo divonis 15 tahun penjara dan menjalani hukuman di Lapas Bolangi. Oleh karena berkelakuan baik, menurut Maryam Suaminya hanya menjalani 7 tahun dan di tahun 2022 mendatang beliau bebas.

“Suami saya sudah menjalani masa hukuman tujuh tahun dan tahun depan sudah bebas. Dia setiap tahun dapat pengurangan hukuman karena berkelakuan baik saat di lapas,” ucapnya.

Harapan Maryam pupus, lantaran kerinduan akan hadirnya sosok suami yang meninggalkan mereka selama bertahun tahun, harus berakhir sirna. Dirinya juga tak menyangka, jika tukang punggungnya meninggal dengan keadaan luka lebam di sekujur tubuhnya.

“Banyak luka lebam. Mulai tangan, bagian punggung, serta ada tusukan seperti bekas jarum di kepala, dan tangan kanan kayak seperti orang struk,” Isak Maryam.

Ia mengatakan tidak sanggup melihat suaminya meninggal dalam keadaan penuh luka lebam. Dengan tanpa daya dan bercucuran air mata, Maryam berharap bisa mendapatkan keadilan, menuntut orang-orang yang terlibat dalam kematian suaminya yang menurutnya tidak wajar itu.

“Saya mau tuntut orang-orang yang terlibat. Mulai dari siapa yang menjemput suami saya di lapas dan siapa yang memukul atau menyiksa hingga suami saya meninggal. Suami saya masih mau hidup, tapi orang-orang yang tidak bertanggung jawab ini malah membunuh suami saya,” ucap Maryam sembari menangis.

Saat jenazah korban diperiksa, pihak keluarga mendapatkan luka lebam di sekujur tubuh korban. Hal itulah yang membuat pihak keluarga merasa curiga dan akan menuntut orang-orang yang terlibat dalam kematian Andi Lolo. Pihak keluarga pun menunggu hasil autopsi. Sementara jenazah Andi Lolo telah dimakamkan di TPU Leppangang, Kabupaten Pinrang, Jum'at, 17/12/2021 sekira pukul 10.30 Wita.

Terpisah, Plt. Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Ade Indrawan membenarkan kematian Lolo, menurutnya Lolo dipinjam Pihaknya gunu pengembangan kasus narkoba yang terjadi sebelumnya dan ditangani oleh jajaran Ditnarkoba Polda Sulsel.

"Benar, peminjaman napi itu dilakukan dalam hal kepentingan pengembangan kasus narkoba yang terjadi sebelumnya. Itu telah ditangani Ditnarkoba Polda Sulsel," ujar Ade, sebagaimana dikutip dari pedomanmedia. Jum'at, 17/12/2021.

Lebih lanjut, Kombes Pol Ade menjelaskan, pihaknya profesional dalam menangani persoalan ini, jika ditemukan kesalahan prosedur dalam penindakan dan perlakuan terhadap Napi, maka akan ditindak tegas, sebagaimana kode etik kepolisian

"Pasti ditindak, itu sesuai komitmen Kapolri dan Polda jajaran, apabila ada aparat yang diluar SOP dalam bertugas. Maka tidak akan mentolerir kesalahan dalam pelaksanaan tugas," tegasnya.

Editor : Redaktur Bidik News