Diperiksa Kejari Manggarai, Yoseph Tote: Persoalan Teknis Seperti Ini Bukan Tanggung Jawab Bupati

639

BIDIKNEWS.id, Manggarai- Mantan Bupati Manggarai Timur, Yoseph Tote, memenuhi panggilan Kejaksaan Negeri (Kejari) Manggarai, Rabu (17/2/2021). Panggilan terhadap Mantan Bupati Dua periode tersebut terkait dugaan Korupsi Dermaga Tambatan Perahu Pota dan Terminal Kembur yang dibangun tidak sesuai peruntukannya.

Kendati demikian, Yoseph Tote, kepada sejumlah awak media menolak penyebutan kata "diperiksa" karena kehadiran dirinya di Kejari untuk memberikan keterangan terkait pembangunan Dua proyek tersebut.

"Saya bukan diperiksa. Hari ini saya dipanggil untuk meminta keterangan," katanya.

Terkait kejanggalan proyek, Tote menyebutkan, pelaksanaan tanggung jawab di lapangan pada saat proyek dikerjakan adalah kewenangan OPD kala itu.

"Soal pelaksanaan, itu tanggung jawab OPD. Tiga item proyek tersebut dilakukan melalui tahapan perencanaan dan pembahasan di lembaga DPRD. Mereka semua setuju untuk bangun Terminal Kembur dengan Tambatan Perahu," ujarnya.

Persoalan teknis seperti ini, terang Dia, bukan tanggung jawab Bupati. Bupati tidak ada urusan dengan bagian teknis. "Itu rananya SPKP. Bupati hanya pada ranah kebijakan umum saja," jelas Tote.

Sementara itu, Kepala Kejari Manggarai, Yoni Pristiawan Artanto melalui Pemeriksa Iwan Gustiawan, membenarkan Yoseph Tote diperiksa.

"Per hari ini, total ada tiga orang yang diperiksa yaitu Mantan Bupati Matim YT, AG selaku kuasa direktur CV. WO dan salah satu kontraktor pelaksana," terang Iwan.

Sebenarnya mantan Kadishub Matim FJ juga diperiksa hari ini. Namun, kata Iwan, FJ sudah melakukan konfirmasi ke pihak Kejari atas ketidakhadirannya karena ada agenda di lingkup pemerintahan Kabupaten Manggarai.

 

Penulis: Nardi Jaya