Djaya Jumain beri Warning APH perihal Kriminalisasi Jurnalis

12

Makassar, bidiknews.net – Mantan Kordinator Advokasi Perhimpunan Jurnalis Indonesia (PJI) Sulawesi Selatan, Djaya Jumain yang sebelumnya meminta Aparat Penyidik Polda Sulawesi Selatan agar membebaskan Muh Asrul. Jurnalis Berita.News lewat Badan Advokasi Investigasi Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (BAIN HAM RI) di beberapa media karena dinilai salah prosedur.

“Seharusnya dan tepatnya adalah perkara Asrul diselesaikan lewat Dewan Pers, bukan dengan membawa kasus tersebut ke ranah hukum”, Ungkapnya, Sabtu, 07/03/2020.

Lanjut Djaya,
“Surat dari Dewan Pers terkait kasus yang menyeret jurnalis Berita.News, Muhammad Asrul melalui Surat perihal Jawaban Dewan Pers atas surat dari Koalisi Advokat Untuk Kebebasan Pers adalah langkah yang tepat untuk menyelesaikan kasus Asrul, pasalnya
berita yang dimuat media dari Berita.News adalah merupakan produk Jurnalistik, sesuai dengan Undang-undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik”. Tegas Djaya Jumain.

Advertise

Baca Juga

Sebagaimana diketahui, sebelumnya ada Nota Kesepahaman antara Dewan Pers dan Kepolisian Negara Republik Indonesia No.2/DP/MoU/II/2017 tentang Koordinasi dalam Perlindungan Kemerdekaan Pers dan Penegakan Hukum terkait Penyalahgunaan Profesi Wartawan, seluruh dugaan tindak pidana dibidang pers penanganannya dilakukan berdasarkan ketentuan yang diatur dalam Undang-undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, Kode Etik Jurnalistik dan Peraturan-peraturan Dewan Pers.

Djaya Jumain meminta Aparat Penegak Hukum, berhati-hati memenjarakan Jurnalis apalagi kasusnya adalah produk Jurnalistik,
“Apapun yang terjadi sebaiknya diupayakan membuka ruang mediasi”. Tutup Djaya.

Editor : Redaksi Bidik News