Dugaan Korupsi Dana CoViD-19 di Taan, resmi dilaporkan ke Kejati Sulbar

179

Mamuju, bidiknews.id – Badan advokasi Investigasi Hak Asasi Manusia (BAIN HAM RI ) Sulbar secara resmi laporkan oknum kepala desa Taan kecamatan tapalang kabupaten mamuju propinsi Sulbar terkait dugaan pemotongan dana BLT DD dampak CoViD-19

Berkas laporan tersebut diterima langsung Asisten tindak pidana khusus (Aspidsus) kejaksaan tinggi Sulbar Feri Mupahir, di ruang kerjanya, pada hari ini, selasa (2/6/2020).

Laporan itu diserahkan langsung oleh koordinator DPW BAIN HAM RI Sulbar Muh. Basri Sangkala didampingi ketua Investigasi BAIN HAM RI Sulbar yang juga disaksikan beberapa warga desa Taan yang sempat hadir saat itu.

Advertise

Baca Juga

Usai serah terima laporan Aspidsus kejati sulbar Feri Mupahir mengatakan, laporan tersebut akan tindaklanjuti.
dengan memanggil kades Taan.

“Kita akan panggil dulu kita pelajari nanti kita akan simpulkan sampai sejauhmana pengembangannya.” Sebut Feri Mupahir.

Sementara itu Koordinator DPW BAIN HAM RI Sulbar, Muhammad Basri Sangkala berharap agar kejati sulbar betul-betul serius dalam menangani kasus-kasus korupsi mulai dari desa.

“Kita berharap agar setiap laporan Iya betul-betul di tindaklanjuti oleh kejaksaan supaya ada efek jera bagi oknum para pelaku korupsi mulai dari tingkat desa hingga kalangan para pimpinan Opd tanpa tebang pilih.

Terkait penyelenggara pengelola realokasi anggaran penanganan dampak CoViD-19 di Sulbar, Basri berpesan agar OPD tekhnis yang di tunjuk oleh pemerintah Provinsi maupun kabupaten wajib memberikan juknis rencana kegiatan dan belanjanya.

“Ini sangat rentan dalam penyalagunaan anggaran, nah ini yang perlu di kawal dan diawasi,” Ungkap Basri.

Laporan : Mitra BAIN HAM RI
Editor : Redaktur Bidik News