Garap hutan tanpa Izin, Seorang Residivis ditahan di Mapolres Gowa

18

Gowa, bidiknews.net – Melakukan aktifitas di dalam kawasan perkebunan dalam hutan tanpa ijin, seorang residivis ditetapkan tersangka dan ditahan pihak kepolisian Polres Gowa.

Kronologis kejadian berawal ketika pelaku bersama keluarganya pada Minggu (02/02/2020) sekitar 10:00 Wita melakukan aktifitas membuka lahan dalam kawasan hutan dengan cara memberi racun ke pohon sehingga pohon tersebut tumbang

Terduga pelaku kemudian bersama keluarganya menanami lahan dengan tanaman holtikultura berupa sayur kol atau kubis.

Advertise

Baca Juga

Untuk menindaklanjuti kasus tersebut selanjutnya penyidik Sat Reskrim Polres Gowa dipimpin AKP. Jufri Natsir melakukan koordinasi dengan Saksi Ahli dari Dinas Kehutanan Provinsi dan Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kabupaten Gowa.

Setelah mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) personil Polres Gowa kemudian menentukan titik koordinat kawasan hutan yang menjadi objek perkara.

Saat berada di TKP, diketahui terduga pelaku berinisial AN, (45),Petani / Pekebun sementara bekerja membuka kebun bersama keluarganya.

Berdasarkan bukti permulaan yang cukup, keterangan saksi-saksi dan gelar perkara kemudian menetapkan terduga pelaku sebagai tersangka pada Selasa (07/05/2020).

Kemudian pasca surat panggilan untuk dimintai keterangan sebagai tersangka dilayangkan kemudian tersangka dilakukan penahanan.

Terduga pelaku merupakan residivis dalam kasus yang sama dan pernah diproses hukum oleh Pengadilan Negeri Sungguminasa pada tahun 2018 pada lokasi yang sama pula dan telah memiliki putusan pengadilan.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya penyidik menerapkan Pasal 92 ayat (1) UU Nomor 18 tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan dengan ancaman hukuman paling lama 10 tahun penjara, ungkap Kasat Reskrim Polres Gowa saat merelease kasus didampingi Kasubbag Humas pada Kamis (07/05/2020).

Sumber : Humas Polres Gowa
Editor : Redaktur Bidik News