Oknum Polisi Aktif Ikut Pemilihan Kepala Desa?. LKBH Makassa; Perbuatan Melawan Hukum

82

BIDIKNEWS.id, Makassar - Seorang Calon Kepala Desa di Bonto Parang kecamatan Mangarabombang Takalar diadukan ke Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Sulsel, lantaran dirinya masih aktif sebagai anggota Polri yang ikut kontestasi calon Kades.

Hal ini disampaikan Advokat Agus Salim, Amd., B.A., S.H. yang tergabung dalam lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum (LKBH) Makassar saat konferensi Pers di Perumahan Graha Haji Bate Jl. Swadaya Sungguminasa, Kamis 9/11/2021.

LKBH Makassar telah mengajukan pelaporan secara resmi di Propam Polda Sulsel pada 29/10/2021 lalu. Oknum anggota Polri yang menyandang pangkat Inspektur Polisi Satu (IPTU) ini diketahui bertugas di Polres Takalar dengan jabatan Kaurbinopsnal Satuan Intelkam hingga sekarang.

Agus menjelaskan, praktik yang dilakukan oleh oknum Anggota Polri aktif ini adalah perbuatan melawan hukum, dimana sangat bertentangan dengan UU Nomor 2 Tahun 2002 pasal 28 tentang Fungsi dan kedudukan Kepolisian Negara Republik Indonesia.

"Kami keberatan karena ini bertentangan dengan Undang-undang RI nomor 2 Tahun 2002 pasal 28 yang menjelaskan tentang fungsi dan kedudukan Kepolisian Negara Republik Indonesia." Ungkap Agus.

Sebelumnya, Kapolres Takalar AKBP. Benny Murjayanto saat dikonfirmasi Bidik News, ia membenarkan perihal keikutsertaan anggotanya, IPTU H. Sarro Mappa, S. Sos dalam kontestasi politik pemilihan Kades di Bontoparang Mangarabombang,l Takalar.

Ditanya soal status keanggotaan satuan, Benny membeberkan, jika anggotanya tersebut telah memperoleh restu lantaran dirinya telah memberikan rekomendasi cuti untuk ikut dalam praktik politik praktis tersebut.

Laporan/Editor : Redaktur Bidik News