Hak Jawab PT. Setra Praba Perkasa terkait Pemberitaan Labrak Aturan Ketenagakerjaan

13

BIDIKNEWS.id, Makassar – PT. Setra Praba Perbakasa menyampaikan tanggapan dan klarifikasi terkait artikel yang dimuat di bidiknews.id tertanggal 20/06/2020.

Bidik News menyampaikan apresiasi atas langkah yang ditempuh PT. Setra dalam penyelesaian sengketa informasi ini, dimana legal officer PT. Setra lebih memilih jalur Dewan Pers sebagai mediator.

Artikel dimaksud adalah Pemberitaan yang berjudul “Labrak aturan Ketenagakerjaan, “PT. Setra Praba Perkasa mengaku tidak paham aturan.” https://www.bidiknews.id/labrak-aturan-ketenagakerjaan-pt-setra-praba-perkasa-mengaku-tidak-paham-aturan/

Advertise

Baca Juga

Berikut hak jawab yang disampaikan PT. Setra Praba Perkasa;

1. Kami sangat keberatan dengan pemberitaan pada situs Bidik News yang berjudul “Labrak aturan Ketenagakerjaan, PT. Setra Praba Perkasa mengaku tidak paham aturan.” tertanggal 20-06-2020.

2. Bahwa sesuai undang-undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers (“UU Pers”) yang memberikan masyarakat hak jawab (Pasal 5 ayat [2] undang-undang Pers) yakni hak seseorang atau sekelompok orang untuk memberikan tanggapan atau sanggahan terhadap pemberitaan berupa fakta yang merugikan nama baiknya dan hak koreksi (Pasal 5 ayat [3] undang-undang Pers) yakni adalah hak setiap orang untuk mengoreksi atau membetulkan kekeliruan informasi yang diberikan oleh pers baik tentang dirinya maupun tentang orang lain.

3. Pandemi CoViD-19 yang terjadi secara global berdampak pada menurunnya perekonomian dunia, nasional bahkan perusahaan kami yang berakibat pada pengurangan karyawan.

4. Sesuai pasal 59 ayat [5] mengatur mengenai perpanjangan PKWT kami sudah menyampaikan secara tertulis kepada saudara Burhanuddin bahwa kontraknya tidak diperpanjang sebelum masa kontrak berakhir dan tidak melanggar norma yang berlaku.

5. Sesuai pasal 61 ayat [1] poin B nomor 13 tahun 2003 perjanjian kerja berakhir apabila berakhirnya jangka waktu perjanjian kerja dan juga sesuai perjanjian kerja yang ditandatangani sdr. Burhanudin dalam hal ini perjanjian kerja berakhir maka hubungan para pihak putus dengan sendirinya tanpa ada kewajiban ganti rugi/pesangon apapun dari pihak perusahaan.

6. Kami menyampaikan pola operasional dengan jadwal kerja yang fleksibel tanpa mengabaikan aturan undang-undang, driver beristirahat di tempat yang aman apabila perjalanan ke luar kota. Kami memberikan tambahan insentif diluar gaji pokok, BPJS kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, THR dan jika tidak ada pengiriman driver pulang lebih awal tanpa ada pengurangan gaji, penghasilan karyawan diatas UMP kota Makassar. Kami selalu menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dan sangat jauh dari pemberitaan sebagaimana judul diatas.

7. Bahwa isi berita sebagaimana judul di atas bermuatan fakta-fakta yang keliru dan tidak benar dan bidiknews.com tidak pernah konfirmasi ke bagian legal kami terkait informasi tersebut sesuai kode etik jurnalistik. Dalam hal ini bidiknews tidak berwenang dalam menentukan apakah seseorang telah melanggar undang-undang atau tidak merupakan kewenangan pengadilan.

8. Pasal 27 ayat [3] undang-undang ITE menyebutkan setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik pasal 45 ayat [1] menyebutkan setiap orang memenuhi unsur sebagaimana dimaksud dalam pasal 27 ayat [1] ayat [2] dan ayat [3] atau ayat [4] dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 tahun dan atau denda paling banyak satu miliar rupiah.

Berdasarkan penjelasan diatas kami minta kepada Wartawan Indonesia agar dalam satu kali 24 jam setelah tanggal penerimaan surat ini yang dibuktikan dengan pengiriman tercatat segera mencabut merawat dan memperbaiki berita yang keliru dan tidak akurat disertai dengan permintaan maaf kepada pembaca pendengar dan atau pemirsa demikian saya sampaikan atas perhatian dan kerjasamanya saya ucapkan terima kasih.

Demikian saya sampaikan, atas perhatian dan kerjasamanya saya ucapkan terima kasih.

Hormat Saya

Sahata Panjaitan.

Hak jawab ini dibuat atas rekomendasi Dewan Pers terkait pemberitaan dengan judul “PT. Setra Praba Perkasa mengaku tidak paham aturan.” Dan hak jawab yang telah disampaikan Bidik News pada tanggal 30/06/2020 dengan judul “Hak Jawab PT. Setra Praba Perkasa atas Pemberitaan terkait Perusahaannya.” https://www.bidiknews.id/hak-jawab-pt-setra-praba-perkasa-atas-pemberitaan-terkait-perusahaannya/