Hari Pahlawan, PPM dan LVRI Tidak Dalam Undangan Pemda Gowa. Siapa Yang Berjasa?

74

BIDIKNEWS.id, Gowa – 10 November Hari Pahlawan yang setiap tahunnya diperingati sejatinya menjadi momentum reintrospeksi diri bagi semua anak bangsa terlebih situasi tanah air yang kurang baik baik saja. Begitu juga halnya Pemuda Panca Marga (PPM) sebagai wadah pemersatu anak cucu pejuang dan perintis kemerdekaan republik Indonesia.

Terkhusus PPM Cabang Gowa, Sulawesi selatan yang seharusnya turut serta dalam barisan upacara peringatan ini, dimana pemerintah daerah selaku penyelenggara namun tidak mengundang PPM Gowa. Hal ini membuat PPM Gowa yang dinahkodai Abdul Rasyid yang akrab dipanggil Coa Bersama Sekretarisnya Hirsan Bachtiar dan Ketau MACab LVRI Gowa H. Hamzah Rivai Dg Lallo mengadakan upacara di halaman MaCab LVRI Gowa.

Hal senada, dialami Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) yang mestinya turut serta dalam barisan upacara, namun tidak dikutaertakan sebagaimana undangan Pemda Gowa yang beredar tidak ada nama LVRI dalam undangan.

Advertise

Bertindak Sebagai Inspektur Upacara H. Hamzah Rivai Dg Lallo dengan komandan Upacara Hirsan Bachtiar, dengan susunan acara sebagaimana lazimnya upacara pada umumnya diawali dengan persiapan barisan, Pengibaran bendera merah putih diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya, Pembacaan teks Pancasila dan Mengheningkan Cipta.

Dalam sambutannya, H. Hamzah selaku Inspektur upacara menekankan perlunya rasa solidaritas sesama anak cucu pejuang terutama untuk anggota Veteran yang masih hidup kini tinggal beberapa orang saja agar senantiasa bersilaturahim memanfaatkan sisa hidupnya.

Kedepannya, H. Hamzah Rivai juga akan menertibkan adanya pendaftar anggota Veteran yang baru diketahui,

“Tentu kami akan mengadakan sekrening ulang, untuk memastikan keanggotaannya, terkhusus untuk anggota PPM agar tdk larut dalam kesedihan karna tidak mendapat undangan upacara dari Pemda Gowa.’ Kata Abdul Rasyid Coa yang didampingi Hirsan Bachtiar .

Secara terpisah A. Chan P, anggota PPM Gowa yang dihubungi Via telepon mengaku kecewa lantaran dirinya juga tidak diundang, namun menurutnya tidak mengapa
“Sdahmi, janganmi dibesar besarkan ka sudah berlalumi juga katanya dalam dialeg Makassar yang kental.”

“Saya sudah konfirmasi ke Ibu Sekda Hj. Kamsina tentang undangan ini melalui pesan WhatsApp tapi saya disuruh konfirmasi ke sekretaris dinas sosial H. Firdaus oleh beliau katanya malam itu dia sudah sampaikan ke mantan Kadis Perikanan agar besok pagi anak anak PPM dibawa serta ikut upacara.” Ungkap Andi Chan menceritakan.

A. Chan menambahkan
“Saya merasa lucu hanya soal undangan upacara, birokrasinya panjang sekali yang ujung ujungnya itupun hanya menitip pesan juga agar teman teman PPM diikutkan upacara, mirip anak TK yang mau di vaksin.” Cetus Andi Chan.

Laporan : Citizen Reporter
Editor : Redaktur Bidik News