Kades Kaleb (Alor) Klarifikasi Soal DTH, Tidak Ada Nama Dalam SK Bupati

148
Data warga terdampak Bencana Siklon Tropis Seroja dan keterangan SK Bupati penerima Dana Tunggu Hunian (DTH).

BIDIKNEWS.id, Alor - Kepala Desa Kaleb, Kecamatan Pantar Timur, Onesius Tuati mengungkapkan data rill warganya terdampak Bencana Siklon Tropis Seroja 4 April lalu yang belum menerima Dana Tunggu Hunian (DTH) dari pemerintah pusat itu bukan 6 orang tapi 8 Kepala Keluarga.

Dana Tunggu Hunian (DTH) merupakan bantuan dari pemerintah pusat melalui BNPB untuk masyarakat NTT yang berdampak Bencana Siklon Tropis Seroja yang rumahnya terkategori rusak total.

Hal itu disampaikan Onesius Tuati selaku Kepala Desa Kaleb mengklarifikasi pemberitaan edisi sebelumnya dengan judul "Sadis! 6 Warga Termasuk Janda Terdampak Seroja di Desa Kaleb (Alor) Belum Terima DTH" kepada Bidik News, Selasa (14/12/2021) malam di Kalabahi, Ibukota Kabupaten Alor via WhatsApp.

"Data rill di lapangan sesuai pantauan langsung team BPBD itu 33 bh rmh yg hilang total. Sementara SK bupati yg keluar itu 25 nama KK, smntara 8 KK tdk ada nama shg ketika kami (saya selaku kepdes dan 8 org) menghadap, Kepala BPBD yg jwbnya sementara 8 KK yg tdk ada dlm SK sdh krm ke Jakarta. Maka sy selaku Kades (Kaleb) msh mnunggu jwban sampai dgn saat ini blm ada info balik," ungkap Kepala Desa Kaleb Onesius Tuati.

"Dalam data keterangan itu nama yg tdk dlm SK Bupati (Alor) itu mrk blm terima dana hunian (Dana Tunggu Hunian/DTH)," katanya.

Laporan: Markus Kari
Editor: Markus Kari