Kelangkaan Dan Lonjakan Harga Beras, FORDA Alor: Bukti Tidak Mandiri Pemda Alor

131
Gambar: Ilustrasi beras.

BIDIKNEWS.id, Alor - Beberapa elemen masyarakat dari berbagai warna, sebut saja dari politisi lintas partai, jurnalis, pemerhati sosial, para tokoh laki-laki dan perempuan hingga aktivis lintas organisasi membentuk sebuah aliansi dengan nama Forum Pemuda (FORDA) Alor.

FORDA Alor merupakan wadah perjuangan bersama yang digagas sekaligus telah melakukan pertemuan perdana pada Senin, 6 Maret 2023 di Dapoer Kelor, Teluk Mutiara, Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur.

"Kesimpulan rapat atau pertemuan perdana FORDA Alor telah membahas sejumlah masalah sosial yang sedang menjadi keresahan publik akhir-akhir ini diantaranya, (1) Kelangkaan beras dan lonjakan harga beras. (2) Masalah korban kekerasan seksual dan kekerasan dalam rumah tangga. (3) Masalah lingkungan terkait pencemaran lingkungan, baik sampah rumah tangga hingga sampah B3 serta pembuangan limbah pembakaran B3 oleh pihak rumah sakit umum daerah kab Alor. (4) Masalah pedagang pasar dalam kaitan relokasi serta hak memperoleh jaminan usaha pada tempat usaha yang telah tersedia. (5) Masalah tenaga honorer dan kontrak daerah (status hingga kesejahteraan)," demikian rilis hasil rapat FORDA Alor, Senin 6 Maret 2023 yang diterima Bidik News, Selasa, (7/3/2023).

Forum Pemuda (FORDA) Alor usai pertemuan dan rapat perdana di Dapoer Kelor, Teluk Mutiara, Kabupaten Alor Nusa Tenggara Timur pada Senin 6 Maret 2023.

Dari beberapa masalah dimaksud, FORDA Alor bersepakat untuk siap mengadvokasi secara bertahap.

"Sehingga forum (FORDA Alor) menyepakati untuk merespon satu masalah pokok yang sedang menjadi keresahan publik yaitu kelangkaan beras hingga terjadi kemahalan pada sektor distribusi hingga pedagang eceran," tegas FORDA Alor.

Terkait masalah pangan, FORDA Alor menyimpulkan sekaligus bersepakat bahwa faktor kelangkaan beras hingga mahal pada setiap tahun adalah sebagai bukti atas tidak mandirinya Pemerintah Daerah Kabupaten Alor dalam membangun serta memperkuat sektor pertanian sebagai lumbung pangan dan roda ekonomi daerah.

"Oleh sebab itu, FORDA Alor menyepakati langkah secara jangka panjang. Forum (FORDA Alor) inginkan adanya kampanye bersama kepada pemerintah dan para petani untuk segera berbenah diri dengan menghidupkan, mendayagunakan seluruh lahan produktif yang belum dapat dikelola secara baik, bahkan terabaikan," pinta FORDA Alor.

Untuk mendukung niat dan harapan dimaksud, FORDA Alor melalui rekomendasi tertulis akan segera dibuat dan disampaikan langsung melalui agenda Audiens sekaligus silaturahmi ke Bupati dan Wakil Bupati Alor menjelang akhir masa jabatan.

"Doa dan Harapan agar diakhir masa jabatan (Drs. Amon Djobo, M.AP dan Imran Duru, M.Pd), situasi bagi rakyat dan daerah (Alor) dalam kondisi stabil dan baik-baik saja.

FORDA Alor yang dipimpin Merlinda Yeanny Rosanty Maro sebagai Ketua dan Paulus Brikmar sebagai Sekretaris mengungkapkan agenda Audiens bersama Bupati dan Wakil Bupati Alor akan dilaksanakan pada Rabu, 8 Maret 2023 di Kantor Bupati Alor, untuk menyampaikan aspirasi sekaligus memberikan solusi terkait persoalan yang terjadi akhir-akhir ini di Bumi Nusa Kenari.

Laporan/Editor: Markus Kari