Ketua Terpilih GPI: Kami Kritis dan Tegas Terhadap Kebijakan yang Tidak Pro Ummat

11

BIDIKNEWS.id, Jakarta – Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Gerakan Pemuda Islam (GPI) terpilih Diko Nugraha menegaskan, di bawah kepemimpinannya, Organisasi Kepemudaan (OKP) Islam ini akan selalu bersikap kritis dan melawan setiap kebijakan penguasa yang dinilai tidak mementingkan kemaslahatan umat.

GPI akan memaksimalkan kaderisasi di seluruh daerah guna mengembalikan visi perjuangan sebagaimana tujuan OKP Islam ini dibentuk.

Ditemui Bidik News di markas GPI jalan Menteng Raya 58 Jakarta Pusat, Diko berharap semua kader yang telah kembali ke daerahnya masing-masing untuk selalu memegang semangat Milad Ke-75 yang baru saja berakhir. Dan menjalankan semua keputusan yang telah disepakati dalam Muktamar Luar Biasa (MLB). Ia berharap, semua kader GPI istiqomah berjuang untuk kemaslahatan ummat.

Advertise

Baca Juga

“Menjadi garda terdepan dalam amar makruf nahi mungkar. Dibawah kepemimpinan saya, GPI akan menjadi perekat kelompok gerakan Islam lainnya yang mempunyai visi yang sama. Untuk mewujudkan baldatun toyyibatun warobbun ghoffuururrohim,” kata Diko Nugraha, Selasa 6/10/2020 pagi.

Ia mengakui, bukan hal yang mudah untuk mewujudkan visi tersebut. Karenanya, Ketua Umum PP GPI terpilih ini akan melakukan konsolidasi organisasi dengan cara menyatukan kembali ikhwan-ikhwan GPI di seluruh Indonesia.

“GPI ini kan salah satu organisasi pemuda Islam tertua di Indonesia. Saya akan keliling Indonesia untuk mengkonsolidir secara langsung para ikhwan-ikhwan untuk bangkit kembali bersama Gerakan Pemuda Islam. GPI harus bangkit kembali dan lantang menyuarakan keadilan dan kesejahteraan umat,” ujar Diko Nugraha.

Kepada Bidik News, Diko menegaskan, agar semua kader dalam merealisasikan visi dan misi organisasi dengan baik, harus mengacu pada sistem komando terpadu. Dari pusat hingga ke wilayah dan daerah, bahkan sampai tingkat cabang harus satu komando dan satu suara dengan Pimpinan Pusat.

“Saya juga menginstruksikan kepada PW, PD dan PC yang ada diseluruh Indonesia untuk segera melakukan proses regenerasi dan penyegaran. Serta melakukan kaderisasi secara maksimal. Baik kaderisasi anggota maupun brigade (laskar GPI_Red). Ini semua dilakukan untuk membesarkan dan memperkokoh GPI di seluuruh Indonesia,” tegas Diko.

Lanjutnya, di bawah kepemimpinannya, Diko akan memastikan bahwa GPI akan selalu berdiri dan menjadi garda depan selama itu untuk kepentingan umat. Demi kepentingan umat, dirinya mengaku tidak akan berkompromi dengan pihak manapun. Ia pun mengingatkan seluruh kadernya agar selalu bersikap kritis terhadap penguasa yang memiliki kebiasaan untuk menindas rakyatnya.

“Pasca muktamar ini, GPI akan bersikap kritis dan tegas terhadap segala kebijakan penguasa yang kami anggap tidak pro rakyat. Seluruh kader harus ingat akan slogan GPI. Takdir kami meminpin negara,” tutup Diko Nugraha. (***)

Editor : Redaktur Bidik News