Ketua Umum HIPMA Gowa Tuntut Polres Gowa Ungkap Dalang Pembunuhan di Parangloe

3342

BIDIKNEWS.id, Gowa - Ketua Umum Himpunan Pelajar Dan Mahasiswa (HIPMA) Gowa Komisariat Stiem Bongaya mengecam keras pembunuhan terhadap Kamaruddin, warga Bili-Bili Kecamatan Bontomarannu Kabupaten Gowa yang terjadi di Dusun Sunggumanai, Desa Belapunranga, Kecamatan Parangloe Kabupaten Gowa, Selasa, 31/8/2021 lalu

Imam Hardiansyah selaku Ketua Umum Hipma Gowa Komisariat Stiem Bongaya juga meminta kepada Bapak Kapolres Gowa dan Bapak Kapolda Sulawesi-Selatan untuk mengusut tuntas kasus ini, serta menyeret dalang dan pelaku pembunuhan terhadap Kamaruddin yang ditemukan di semak-semak PT. Inhutani di Dusun Sunggumanai Desa Belapunrangan Kecamatan Parangloe dengan kondisi luka bacokan yg sangat parah

“Siapapun pelaku dan aktor dibalik kasus pembunuhan Kamaruddin tersebut harus dihukum berat, kami akan tetap konsisten mengawal kasus ini. Jika sekiranya pelaku/aktor belum bisa diungkap secara murni dan cepat maka kami akan melakukan aksi unjuk rasa di depan Mapolres Gowa dengan Volume Massa yg besar". Ungkap Jenderal parlemen jalanan ini.

Kepada Bidik News Imam menjelaskan, ia telah menemui keluarga korban serta berkoordinasi dengan pemuda serta elemen masyarakat luas juga Aliansi Pemuda Bontomarannu Menggugat,

"Jika tuntutan kami ini tidak diindahkan, maka kami akan memblokade jalan trans sulawesi (Jl Poros Malino Bili-Bili) bersama elemen masyarakat dan pemuda se-kecamatan Bontomarannu, saya sudah komunikasi dengan keluarga korban bersama teman teman dari Aliansi Pemuda Bontomarannu Menggugat" Tutur Imam.

Sebagaimana diberitakan di banyak media, Kamaruddin meninggal dunia secara sadis dan diduga besar sebagai korban pembunuhan. Pasalnya, di sekujur tubuh korban ditemukan banyak luka bacokan benda tajam saat ditemukan tergeletak di hutan.

Kematian korban banyak menghadirkan asumsi warga sekitar. Apalagi sejumlah warga sangat mengenal baik pribadi Kamaruddin yang ramah dan baik. Korban dikenal taat beribadah. Bahkan diketahui korban yang masih lajang ini adalah salah satu anggota jamaah tabligh Batu Napara’ di Bontomarannu.

Laporan : Muh. Fahri _ Biro Gowa
Editor : Redaktur Bidik News