Datangi Polda NTT, Cipayung Plus Komit Kawal Pelanggaran Prokes di NTT Hingga Putusan Incrah

63

BIDIKNEWS.id, Kupang - Aliansi Mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung Plus kembali sambangi Polda NTT. Usai gelar aksi demonstrasi Kamis 02-09-2020 Di depan Kantor Kepolisian Daerah NTT Jl. Soeharto No. 3 Kupang, terkait Kerumunan yang digelar Pemprov NTT.

Usai menerima surat Kepolisian dengan nomor : STTL/267/IX/1.24/2021/SPKT POLDA NTT proses pemberian keterangan pelapor baru digelar kemarin Jum'at pkl 16:00 - 17:23 WITA terkait dugaan pelangaran protokol kesehatan oleh Viktor Bungtilu Laiskodat Di Desa Samau Kabupaten Kupang Perovinsi Nusa Tenggara Timur pada 27 Agustus lalu.

Prosesi pemberian keterangan oleh Pelapor Kordinator Umum PMII sebagai salah satu Cipayung Plus yang tergabung dalam aliansi mahasiswa yang melaporkan Gubernur Nusa Tengara Timur di Polda NTT berjalan kondusif dalam pengawalan para pimpinan Ketua-Ketua Cipayung Plus.
Kamis/03/09/21.

Advertise

Ditemui Bidik News, salah satu ketua bidang di IMM NTT menjelaskan pelaporan dimaksud terus dikawal oleh semua civitas Cipayung NTT,

"Progres Pengadvokasian Non Litigasi yang diupayakan oleh kelompok Cipayung Plus ini akan tetap kami kawal dengan terus intens mengali data data demi membantu kerja-kerja kepolisan," ujar salah satu Ketua Cipayung Plus saat dimintai tanggapan usai pemberian keterangan pelaporan.

Ketua Umum PMII NTT, Ikhwan Syahar menjelaskan
"Proses penyampaian keterangan pelaporan ini menjadi bukti bahwa kami aliansi mahasiwa akan terus outentik memihak pada nilai nilai kemanusiaan yang diduga dilecehkan oleh Gubernur NTT."

Ia menambahkan,
"Selama kami masi bersatu padu dalam perjuangan ini ketakutan adalah suatu hal yang mustahil bagi Cipayung Plus."

Kepada Bidik News, Ketua IMM NTT juga menyampaikan, Cipayung Plus adalah satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan dalam pengawalan terhadap pelaporan ini,

"Dalam pendampingan pemberian keterangan saya sebagai saksi pelapor, ketua HMI sebagai saksi pelapor sekjen GMNI sebagai saksi pelapor, juga ketua GMKI selaku saksi pelapor sebagai bentuk penegaskan terhadap POLDA NTT bahwa kami adalah satu kesatuan yang tidak bisa dipisah pisahkan dalam upaya pelaporan ini."

Koordinator Bidang Umum DPD IMM NTT, Hamid Nasrudin Anas menilai,
Selama belum ada putusan yang berkekuatan hukum tetap terhadap tersangka/terdakwah maka pihaknya tetap harus mengedepankan dan menghargai asas presumption of innocent atau praduga tidak bersalah.

Laporan : Arif _ Biro NTT
Editor : Redaktur Bidik News