LDK PERSMA Menggembleng Kepemimpinan dan Mental Kader

5

Makassar, bidiknews.net
Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK), yang dilaksanakan Persatuan Mahasiswa Alor (PERSMA) NTT Makassar pekan lalu menyimpan beberapa pelajaran penting dari materi materi yang disampaikan, diantaranya Kepemimpinan, Keorganisasian, Retorika, Gender dan beberapa materi lainnya.

Bukan hanya teori dari materi itu saja yang dikaji, melainkan praktek dari materi itu juga diberikan oleh panitia pelaksana kepada peserta. Diantaranya materi kepemimpinan; para peserta digembleng mentalnya dengan cara panitia menciptakan sebuah problem yang kemudian mereka ditantang untuk menyelesaikan problem itu dalam waktu singkat, yang dengannya mental kepemimpinan sedikit banyak telah ditorehkan kepada mereka.

Salah satu dari rentetan kegiatan ini adalah melatih kader agar dapat mempertahankan kebenaran dan kesabarn dalam situasi genting, yaitu menginterogasi peserta dengan nada sedikit tinggi tentang materi materi yang sudah di terima, dan sesekali mencoba menyalahkan yang mereka sampaikan walaupun yang mereka sampaikan itu benar adanya.

Advertise

Baca Juga

Tidak luput juga, canda tawa mereka mewarnai kebersamaan, budaya leluhur memang sudah menyatu dengan darah, memadat menjadi daging dan mengeras sebagai tulang, sehingga berdiri tegak bak postur badan manusia, begitulah fakta sejarah bersenandung dalam bait bait kisah nyata. Terang tergambar dalam semboyan “Taramitu Tominuku”.

Tema LDK kali ini adalah ” Menumbuhkan semangat kader yang berkarakter”, “PERSMA beberapa waktu lalu kita ketahui bahwa pernah mengalami stagnasi, maka kami sepakati tema ini untuk bagaimana kami aktualisasikan dalam diri kader kami agar memiliki loyalitas yang tinggi pada PERSMA”, tutur Halik salah satu senior PERSMA yang berperan sebagai pangarah acara (stering -red) pada LDK ini.

Tarian lego lego tak luput di gelorakan. Ketua PERSMA dan para seniorpun cukup menikmati prosesi itu. “Cukup handal memang, dan perlu diakui, bahwa peran panitia dalam kegiatan ini cukup menerjang terjalnya alot problem. Namun karena kecintaan, maka dapat menjawab masalah ini” kenang Dewa salah satu Pembina PERSMA di akhir kegiatan.

Laporan; Abu Sumayya