Lego-Lego Massal Warnai Penutupan CAMP Pemuda GMIT Klasis ALTAR 2021

97
Suasana lego-lego massal warnai penutupan CAMP Pemuda GMIT Klasis ALTAR 2021.

BIDIKNEWS.id, Alor - CAMP Pemuda GMIT Klasis ALTAR di GMIT Marantha Waimi, Desa Waimi, Kecamatan Lembur, Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur ditutup dengan lego-lego massal seusai malam perenungan, Minggu, 28 November 2021.

Lego-lego massal merupakan salah satu budaya yang diwariskan secara turun-temurun sejak dahulu kala, masa sekarang hingga masa yang akan datang di bumi persaudaraan, Nusa Kenari itu diperlihatkan dengan sebuah kiriman video yang diterima Bidik News, Kamis (2/12/2021).

Hal ini sejalan dengan berbagai upaya pemerintah daerah dalam hal ini Dinas Kebudayaan Kabupaten Alor dalam melestarikan dan mengembangkan budaya yang hampir punah ditengah tantangan zaman era globalisasi dan era digitalisasi yakni merawat ikatan tali silahturahmi persaudaraan dan persatuan dalam bingkai lego-lego.

Lego-lego massal juga merupakan tradisi yang selalu dilakukan pasca mensukseskan sebuah kegiatan atau acara baik berskala kecil maupun berskala besar yang bersifat sosial, pendidikan, kerohanian, kebudayaan maupun lainnya.

"Ia. (Lego-lego massal) Itu penutupan usai malam perenungan. Tanggal 28 November (2021)," ujar Ketua Panitia Pelaksana CAMP Pemuda GMIT Klasis ALTAR, Yaverson L. Atamau, S.Pd saat dikonfirmasi Bidik News siang ini.

Dalam lego-lego massal itu terlihat ratusan orang bergandengan tangan dan berpelukan di pinggang dan pundak sambil mengayunkan kaki ke kanan dan ke kiri dipandu dengan lagu daerah alor "DO DAKA DO" dan sebuah api yang menerangi tempat lego-lego dari tengah lingkaran dalam cuplikan video ini.

Laporan: Markus Kari
Editor: Markus Kari