“Marungga”, Sayuran dengan Nutrisi tinggi dan Nilai Ekspor paling Mahal

157

Nasional, bidiknews.net – Kelor atau Moringa (Marungga) adalah salah satu Pohon jenis sayuran yang akhir akhir ini sedang dibicarakan luas di media maupun diskusi diskusi publik. Diketahui, banyak manfaat yang terkandung dalam daun dan buahnya, baik dari segi obat obatan maupun bahan untuk perawatan kecantikan.

Kandungan  potasium atau kalium serbuk kelor 15 kali lebih tinggi daripada pisang.  Kalium salah satu unsur penting untuk membantu menjaga kesehatan  jantung. Keunggulan lain kandungan vitamin A serbuk kelor 10 kali lebih  tinggi daripada wortel, kandungan zat besi 25 kali lebih tinggi daripada  bayam, vitamin C 20 kali dari jeruk, kalsium 17 kali lebih tinggi  daripada kalsium susu, dan protein 9 kali lebih tinggi daripada yoghurt.

Hal ini diungkapkan oleh seorang peneliti dari Vietnam; David Clifton. Ia sendiri jauh-jauh datang dari Vietnam untuk menetap sementara  di Kabupaten Blora. Jawa Tengah, untuk meneliti unsur unsur yang terkandung di dalam kelor ini, ikut menanam sekaligus memantau dan meneliti tahap demi tahap proses dan hasil manfaat yang dikeluarkan oleh Kelor.

Advertise

Baca Juga

Kandungan nutrisi adalah aspek paling penting yang  menjadi indikator kualitas kelor. Pasalnya, lembaga internasional seperti Food and Agricultural Organization (FAO) dan World Health Organization (WHO) menggadang-gadang moringa sebutan kelor di dunia internasional sebagai super food karena kandungan nutrisi kelor yang luar biasa.

Lantaran kandungan nutrisinya yang tinggi, beberapa negara  memanfaatkan kelor untuk mengatasi stunting, kekurangan gizi David, salah satu produsen Kelor di Blora menuturkan moringa juga menjadi salah satu sumber nutrisi  masyarakat di Eropa yang peduli hidup sehat.

“Masyarakat di sana  mengolah serbuk moringa menjadi salah satu bahan smoothie”, Ujarnya.

Proses  pengeringan daun kelor harus dilakukan dalam ruangan tertutup agar menjaga kandungan nutrisinya. Suhu dalam ruang  pengeringan maksimal 35°cc dan kelembapan 46% agar tidak merusak kandungan nutrisi. Daun kelor kering setelah 3 hari pengeringan. Selanjutnya, untuk mendapatkan kualitas yang tinggi, daun yang sudah kering itu kemudian dihaluskan dengan kehalusan 200 mesh.

Daun kelor serbuk itu bisa.menjadi teh celup, tepung, dan obat obatan lainnya serta bahan kecantikan.

Berbagai Sumber
Editor : Redaktur Bidik News