Menduga ada kongkalikong di Pengadilan Negeri Jeneponto, Warga adu ke BAIN HAM

43

Jeneponto, bidiknews.id – Adanya beberapa laporan masyarakat terkait dugaan suap di Pengadilan Negeri Jeneponto menarik perhatian Dewan Pengurus Pusat (DPP) Badan Advokasi Investigasi Hak Asasi Manusia Republik Indonesia ( BAIN HAM RI ) yang berkantor pusat di Citraland Celebes Hertasning Makassar-Gowa Sulawesi Selatan.

Dengan laporan warga tersebut, DPP BAIN HAM RI menugaskan Departeman Hukum dan HAM dan Departemen Advokasi dan Investigasi untuk mencari kebenaran laporan warga, karena perihal ini baru taraf dugaan dan masih menguatkan bukti bukti lainnya sebagai pendukung.

Mustani, SH, yang dimandatkan di Departemen Hubungan Masyarakat BAIN HAM RI di Makassar mengatakan, masih menginvestasi perihal laporan tersebut karna sifatnya masih dugaan

Advertise

Baca Juga

“Karena perihal ini baru taraf dugaan dan masih menguatkan bukti bukti lainnya sebagai pendukung, kami masih lakukan investigasi” ungkapnya.

Kepala Departemen Hukum dan HAM DPP BAIN HAM RI, Ronal Efendi mengatakan, laporan warga tersebut harus di tindaklanjuti agar tidak ada lagi proses suap menyuap dalam perkara pidana maupun perdata di Pengadilan Negeri Jeneponto Sulawesi Selatan.

“Stop Suap di Pengadilan agar hukum dapat di tegakkan dan kebenaran berpihak pada yang benar inilah yang kami perjuangkan selama ini di BAIN HAM RI”

Hasil Investigasi akan kami laporkan ke Komisi Yudisial (KY) agar laporan tersebut di proses sebagaimana mestinya sesuai aturan yang berlaku ,tutup Ronal Effendi.

Laporan : Mitra BAIN HAM RI
Editor : Redaktur Bidik News