Mengenal lebih dekat GMMN dan Pendirinya

11
Gerakan Mahasiswa Muslim Nusantara adalah sebuah gerakan yang dibentuk oleh seorang Mahasiswa STKIP Muhammadiyah Bone atas nama Zubair Syahabuddin dan sekarang ini sudah memiliki anggota sebanyak 40 orang terkhusus di STKIP Muhammadiyah Bone dan 5 orang berada di kampus STAIN Watampone, tujuan organisasi ini dibentuk untuk menjadi wadah mahasiswa untuk sama-sama belajar dalam hal ini apa yang kemudian dikeluhkan oleh para mahasiswa di dunia kampus bisa di sharing kan lewat komunitas ini supaya sama-sama mencari solusi untuk mendapatkan apa yang kemudian menjadi masalah pada diri mahasiswa 
Kenapa Kemudian kami menamakan itu gerakan karena banyak komunitas banyak kelompok saat ini tetapi mereka tidak mempunyai kepedulian terhadap masyarakat maka Tujuannya adalah untuk bergerak dalam hal ini bukan hanya bergerak dalam demonstrasi tetapi Mahasiswa juga gerak dalam bidang pendidikan yaitu mencerdaskan masyarakat diutamakan dalam hal ini adalah ada di luaran sana banyak masyarakat yang belum mendapatkan pendidikan yang layak itu kemudian menjadi dasar untuk dibentuknya organisasi ini. 
Waktu pembentukan organisasi ini adalah tanggal 13 Oktober 2018 telah diresmikan dan juga telah terbentuk struktur organisasi. Ketua umum Zubair Syahbudin juga beliau selaku pendiri Gerakan Mahasiswa Muslim Nusantara kemudian Adapun divisi divisi yang dibentuk; divisi akademik, divisi olahraga, divisi humas, divisi sosial politik dan masih banyak lagi.
Organisasi ini di klaim memiliki ideologi Ahlussunnah Wal Jamaah dan berasas kan Pancasila serta tifak ada hubungannya dengan Islam Nusantara. Adapun wakil ketua Muhammad Alif Afdal dan sekretaris 1 Rini sekretaris 2 Susiana bendahara Wulan Febrianti organisasi ini memiliki motto bahwa berdiri diatas semua golongan bersatu kita bisa.
Zubair adalah mahasiswa semester 1 Prodi teknologi pendidikan STKIP Muhammadiyah Bone sekedar profile pendiri organisasi ini, beliau adalah anak asli Nusa Tenggara Timur tepatnya Kabupaten Alor Kecamatan Alor barat laut Desa Alila yang ber keinginan untuk menyatukan mahasiswa mahasiswa yang belum memiliki komunitas dan yang sudah memiliki komunitas tetapi di komunitasnya tersebut dia jenuh maka dari itu dihimpun semua mahasiswa untuk sama-sama bergerak dalam membangun negeri .
Kegiatan-kegiatan yang dilakukan adalah pertama kami adakan Taman baca dengan tujuan memancing minat baca mahasiswa untuk lebih giat lagi membaca karena kita ketahui bahwa banyak mahasiswa yang pada saat ini tidak mau membaca kemudian kegiatan yang kedua adalah kami melakukan sosialisasi kepada anak-anak jalanan atau anak-anak yang kurang mampu dalam hal mengenyam pendidikan yang lebih baik untuk sama-sama mereka dan kami sama-sama belajar dan alhamdulillah dalam komunitas ini juga ada beberapa orang teman yang sudah bergelut di dunia pendidikan dalam hal ini ada beberapa orang guru yang kemudian ikut berpartisipasi dan Adapun kajian-kajian di luar kegiatan ini adalah kajian ilmu agama tentang keislaman ketauhidan dan kajian-kajian umum lainnya, tutur Zubair.