Mewujudkan Kader Nasionalis Berwawasan Socio Tekhnologi, DPC GMNI Alor Lantik 38 Anggota Baru

113

BIDIKNEWS.id, Alor - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Alor menggelar kegiatan Pelantikan Anggota Baru XV dan Dies Natalis GMNI Ke 68 di Aula Kantor Camat Teluk Mutiara, Kalabahi, Kabupaten Alor-Nusa Tenggara Timur, Kamis (24/3/2022).

Kegiatan ini diawali dengan pelantikan 38 anggota baru disertai dengan Dies Natalis GMNI ke 68 tahun dengan tema "Mewujudkan Kader Nasionalis Berwawasan Socio Tekhnologi Menjawab Tantangan Kapitalisme 4.0" yang dihadiri oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Alor, Persatuan Alumni (PA) GMNI Alor, para senior GMNI, OKP Nasional dan Lokal serta para tamu undangan dengan protokol kesehatan yang ketat.

Advertise

Pantauan Bidik News di lokasi kegiatan ini, Sekretaris DPC GMNI Alor, Cornelis Banabera membacakan SK Pelantikan Anggota Baru sekaligus dilantik oleh Ketua DPC GMNI Alor, Gilamo Turwin didepan para tamu undangan yang hadir.

Setelah itu dilanjutkan dengan perayaan Dies Natalis GMNI Ke 68 yang dipandu oleh Sarinah Melati dibalut dengan lagu dan puisi, peniupan lilin dan pemotongan kue ulang tahun sekaligus disuapkan kepada DPC dan DPK serta Anggota Aktif GMNI Alor, Wakil Ketua DPD GMNI NTT, Ketua Persatuan Alumni dan Para Senior GMNI Alor, Ketua-Ketua OKP Nasional maupun Lokal.

Dalam sambutannya, Ketua DPC GMNI Alor, Gilamo Turwin menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati Alor dalam hal ini yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Ketua Persatuan Alumni (PA) GMNI Alor, Para Senior dan Anggota Aktif GMNI Alor, Ketua-Ketua OKP Nasional dan Lokal yang berkesempatan hadir dalam kegiatan Pelantikan Anggota Baru XV dan Dies Natalis GMNI Ke 68 tahun 2022.

Ia juga mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat untuk mengingat kembali semangat perjuangan terdahulu dalam membangun bangsa ini.

Ketua DPC GMNI Alor, Gilamo Turwin.

"Saya mengajak kita semua untuk menumbuhkan semangat para pendiri bangsa kita bahwa Indonesia seluruh pelosok tanah air ini. Oleh karena itu dalam momentum pelantikan (Anggota Baru XV) ini, kita harus membangun kesadaran untuk memupuk semangat persatuan dan kesatuan bangsa, tetap bersemayam dalam jiwa dan raga kita dan harus ditanamkan agar tumbuh subur sehingga kita dapat menjaga toleransi dan perdamaian serta keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia," ujar Bung Gilamo.

"Selaku pimpinan cabang dan semua pengurus, saya meminta terima kasih banyak," lanjutnya.

Ditempat yang sama Ketua Persatuan Alumni (PA) GMNI Alor, Jakbes D. M. D. Asamau, S.Pi., yang berkesempatan hadir menyampaikan arahan dan juga motivasi kepada para kader GMNI Alor terkait tema yang diangkat pada dua kegiatan yakni Pelantikan Anggota Baru XV dan Dies Natalis GMNI Ke 68 tahun.

Ketua Persatuan Alumni (PA) GMNI Alor, Abang Bung Jakbes.

"Kalau kita kaji (tema "Socio Tekhnologi Menjawab Tantangan Kapitalisme Four Zero, 4.0") ini maknanya sangat luas dan yang ada adalah Optimis dan Pesimis. Optimis bahwa teknologi akan membawa kita menemukan harapan kita. Pesimis, teknologi akan membuat banyak yang harus belajar lebih pintar, banyak yang harus korban daripada teknologi," ujar Ketua PA GMNI Alor.

Dalam kesempatan ini, Ketua PA GMNI Alor, Bung Jakbes menyampaikan bahwa hadirnya GMNI di pusat dan di pelosok bumi Indonesia ini tentunya mempunyai harapan dan tujuan. Dan itu terjawab tidak hanya saja di pusat. Tetapi sampai juga di pelosok, bahkan di Kabupaten Alor.

"Kaka (Abang) hanya memberikan penguatan-penguatan. Bahwa untuk menjawab tantangan kapitalis 4.0, sebagai masyarakat intelektual kita harus punya tiga kekuatan. Yang pertama kritis, yang kedua kreatif dan yang terakhir (ketiga) ada inovatif," ucap Ketua PA GMNI Alor.

"Tiga ini yang akan membuat kita mampu menghadapi kaum kapitalis. Apalagi zaman sekarang era industrialisasi. Banyak kekuatan-kekuatan yang akan muncul bahkan pemerintah pun akan dipengaruhi dan kekuasaan pemerintah pun akan dikuasai karena yang berhak disitu adalah kaum yang punya uang," ungkapnya.

Laporan/Editor: Markus Kari