Munir Sara: Presiden Jangan Sibuk Cari Sudut Pandang Kamera, Segera Pimpin Lockdown Indonesia

43

China habiskan Rp. 20 Triliun untuk mitigasi wabah Covid-19. Korsel habiskan Rp.11,7 Triliun melalui instrumen pembiayaan. AS persiapkan Rp.700 triliun sesuai protokol negaranya. Satu komando, langsung lockdown seluruh wilayah terpapar. Korsel, Korut, Italia, AS dll juga sama.

Iran menyerah. Sudah legowo menggunakan teknologi Israel untuk mitigasi. Sekarang memelas ke IMF untuk instrumen pembiayaan cepat. Kasarnya mau hutang ke IMF. Sudah saatnya kesombongan dan ketololan diratakan ke tanah.

Dalam THE JERUSALEM POST EDISI 14 MARET 2020, memberi judul berita : Would a Zionist coronavirus cure be Halal? Iranian cleric says yes. Ulama di Iran bahkan sudah menghalalkan obat-obatan atau vaksin dari Israel sebagai seteru abadinya.

Advertise

Baca Juga

Di China, rakyatnya dikarantina selama dua bulan. Sabar berminggu-minggu. Semua elemen menjadi medicine voluntary. Aparat dan petugas medis kerja nonstop. Korban dari tenaga medis juga berjatuhan.

Indonesia malah beri insentif wisata dengan diskon penerbangan domestik 50%. Pendemi saat ini menurut para ahli, baru permulaan. Tapi virus ini berevolusi secara adaptif dengan begitu cepat.

Dari 6 orang dalam beberapa minggu menjadi 96 orang yang positif. Yang meninggal sudah lima orang. Virus ini tak kenal pangkat dan jabatan. Kini telah merangsak masuk ke Istana. Menhub RI sudah positif terinfeksi Covid-19.

Kalau ditracking kegiatan Menhub beberapa hari sebelum terpapar, ia begitu banyak berinteraksi dengan pejabat kabinet. Artinya, semua yang pernah kontak dengannya bisa jadi Orang Dalam Pengawasan (ODP).

Tidak ada urusan dengan politik murahan. Lihat gubernur DKI. Sudah melakukan penutupan sentra-sentra keramaian di DKI. Sekolah-sekolah diliburkan, guna meminimalisasi penularan.

Kita tahu, Indonesia negara miskin. Kekayaan yang diumbar-umbar melalui Produk Domestik Bruto (PDB) cuma di atas kertas. Asing juga meragukan pertumbuhan PDB kita. Dokter kita cuma 80.000 orang. Tidak cukup melawan pandemi dengan jumlah penduduk 270 juta jiwa.

Beri pengertian pada rakyat dengan leadership anda. Anda pimpin langsung Mr. Jokowi #LockDownIndonesia selama satu bulan. Untuk menekan penanggulangan melalui social transmission. Yang penting stabilitas supply and demand kebutuhan pokok dijaga. Wabah ini telah melipir di sekitar istana. Anda jangan sibuk mencari sudut pandang kamera !!
#LockDownIndonesia

Penulis : Munir Sara
Editor : Redaksi Bidik News