Objek wisata Air Terjun Cunca Lega (Manggarai) Minim Fasilitas Penunjang

133
Pemandangan Destinasi Obyek Wisata Air Terjun Cunca Lega di Desa Tengku Lese, Kecamatan Rahong Utara, Kabupaten Manggarai dari jarak jauh.

BIDIKNEWS.id, Manggarai – Destinasi Wisata yang menarik dan memberikan kenyamanan bagi pengunjung ataupun wisatawan yakni memiliki fasilitas pendukung yang baik pula, seperti yang sedang gencar dilakukan Pemerintah Kabupaten Manggarai dalam membenahi infrastruktur penunjang pariwisata di beberapa potensi wisata. Namun, sangat berbeda dengan Obyek Wisata Air Terjun Cunca Lega di Desa Tengku Lese, Kecamatan Rahong Utara, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur.

Pasalnya, Obyek Wisata tersebut masih sangat minim dan jauh dari fasilitas sarana dan prasarana penunjang atau pendukung pariwisata.

Walaupun, tempat wisata yang menyuguhkan panorama dua tingkat air terjun itu sudah banyak menjadi khalayak wisatawan, namun obyek ini masih belum mampu memberikan kontribusi bagi ekonomi masyarakat sekitar lantaran kekurangan sarana dan prasarana.

Salah satunya yakni penunjuk arah jalan menuju ke lokasi obyek wisata air terjun Cunca Lega belum terpasang atau terpampang oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggarai. Jika pengunjung atau wisatawan baru yang ingin mengunjungi atau berwisata ke tempat ini pasti mengalami kesulitan jalur, sebab banyak cabang ke obyek wisata tersebut.

Pemandangan Destinasi Obyek Wisata Air Terjun Cunca Lega di Desa Tengku Lese, Kecamatan Rahong Utara, Kabupaten Manggarai dari jarak dekat.

Selain itu, jalan beraspal dari pusat kota hanya sampai di Nanu, Desa Buar, Kecamatan Rahong Utara. Kendaraan hanya bisa sampai di Nanu. Pengunjung terpaksa harus berjalan kaki di atas Telford yang penuh dengan rumput menuju Tebo, Desa Tengku Lese, Kecamatan Rahong Utara, Kabupaten Manggarai.

Selanjutnya, dari Tebo, para wisatawan harus mengikuti jalan tikus (pendek) di atas irigasi kurang lebih berjarak ratusan meter. Medan di sepanjang irigasi yang dibuat tahun 1990 silam itu juga cukup terjal. Hal ini tentu terkesan belum memberikan rasa nyaman bagi wisatawan yang berkunjung ke lokasi Wisata Air Terjun Cunca Lega.

Di Cunca Lega sendiri, pemerintah belum memasang atribut semisal tanda larang untuk tempat-tempat yang dianggap tidak diperbolehkan untuk dilakukan aktivitas oleh para pengunjung. Padahal fasilitas (tanda larang) yang satu ini sangatlah penting dipasang, berhubung dibawah air terjun itu masih banyak medan yang cukup terjal dan licin.

Informasi yang berkembang di tengah masyarakat Desa Buar bahwasanya, sudah beberapa kali jalan Telford dari Nanu menuju Tebo telah diukur untuk kemudian diaspal. Namun sampai saat ini belum direalisasikan oleh Pemerintah Kabupaten Manggarai.

Masyarakat setempat pun cukup kesal dengan pemerintah lantaran janji membangun aspal tak kunjung direalisasikan.

Ditahun 2016 waktu itu, Bupati Manggarai Deno Kamelus pun pernah mengatakan bahwasanya pembenahan fasilitas menuju Obyek Wisata Air Terjun Cunca Lega belum bisa dianggarkan di tahun 2016, dengan alasan bahwa pembahasan anggaran sudah lewat. Dengan harapan di tahun 2017, pihaknya (Pemkab Manggarai) mulai dapat membenahi sarana dan prasana termasuk pemasangan tanda-tanda larangan di tempat-tempat Wisata Air Terjun Cunca Lega, Desa Tengku Lese, Kecamatan Rahong Utara, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur.

Masyarakat setempat pun menaruh harapan penuh kepada Bupati Manggarai Herybertus dan Wakil Bupati Manggarai Heribertus beserta OPD terkait dalam hal ini Dinas Pariwisata Kabupaten Manggarai guna memperhatikan dan meningkatkan fasilitas obyek Wisata Air Terjun Cunca Lega.

Penulis: Elisabet Daiman (Mahasiswa UNIKA Santo Paulus Ruteng)
Editor: Markus Kari