Oknum Security Pelabuhan Makassar Pungli dan Arogan

12
Pungutan liar (Pungli) masih saja kerap terjadi di pelabuhan Pelindo/PELNI. Jl. Nusantara Makassar. Alih alih karcis pas untuk masuk habis oknum penjaga memeras pengunjung dengan membayar sejumlah uang dengan tidak memberikan karcis yang menjadi hak pengunjung.
Kejadian yang terjadi pada subuh 30/11/2018 kali ini terjadi pada seorang jurnalis timurindonesia.com, saat mengantar rekannya ke Pelabuhan dengan berombongan melalui Pintu masuk pejalan kaki, sebagaimana biasanya dan sudah menjadi ketetapan, pejalan kaki dikenakan Rp. 5000 per orang. Disodorkan Rp. 50.000 untuk membayar sembilan orang rekannya, Yusran, Securiry yang menjaga loket mengembalikan Rp. 5000 sesuai jumlah kepala yang masuk.
Namun saat dimintai Karcis masuk, Yusran mengatakan Karcis habis.
“Karcis habis pak, tapi tidak apa apa masuk saja” seru Yusran.
Tidak percaya akan kehabisan karcis SY (Jurnalis) terus memintanya untuk mendatangkan karcis tersebut, namun setelah menghampiri beberapa loket temannya, Pak Yusran tetap berdalih karcis habis.
Tidak puas dengan Kejadian yang dialaminya, SY mempertanyakan hal ini kepada security yang menjaga di basement atas jalan masuk kapal. Namun itikad baik itu malah ditanggapi dengan nada kasar dan ingin menghampiri SY dengan tingkah seolah mau memukulnya.
SY mengakui praktik pungli ini bukan baru kali ini, tapi sudah berulang kali terjadi,
“Alasan karcis habis ini bukan baru kali ini terjadi di tempat ini, saya alami sdah beberapa kali” beber SY.
SY yang tidak puas dengan pelayan ini lalu mendatangi kantor Pelindo sebagai instansi yang bertanggung jawab atas masalah ini, namun karna ada acara sehingga pihak Pelindo belum bisa menemuinya.
Saat hendak pulang dari pelabuhan, SY kembali mempertanyakan ke rekan Security lainnya yang berjaga di pintu masuk dan disitulah Pak Yusran baru menyodorkan karcis yang sebelumnya dianggap habis,  namun SY tetap tidak menerimanya karna terlanjur kecewa dengan kinerja security tersebut.
Sampai berita ini terbit belum ada keterangan resmi dari pihak Pelindo terkait regulasi pencetakan karcis dan pembagiannya.