Pasien Laka Lantas di RS Bhayangkara, ABI turun tangan

158

Makassar, bidiknews.id – Terkait pasien kecelakaan lalu lintas (laka lantas) di Rumah Sakit Bhayangkara, Asosiasi Buruh Independen (ABI) melalui Ketua Umum lakukan advokasi dan peninjauan. Dari keterangan yang diterima saat kejadian, Sya’ban Sartono Leky, Ketum ABI bangun komunikasi dengan kepolisian dan Jasaraharja.

Komunikasi itu dibangun, lantaran pasien asal Sumba, Nusa Tenggara Timur itu tidak memiliki dokumen kependudukan yang lengkap. Hanya ada Kartu Keluarga dan BPJS Kesehatan, itupun nama yang tertera di BPJS berbeda dengan nama di KK.

Saat ditelusuri, ternyata korban laka lantas, yang tertera di BPJS dengan nama Ramli Ahmad dan Martensius di Kartu Keluarga adalah warga pindah agama. Sehingga dokumen kependudukannya berbeda.

Advertise

Baca Juga

Ketua Umum ABI, Sya’ban Sartono Leky langsung melaporkan kejadian ini di Unit Laka Lantas Polrestabes Makassar, Jl. Kartini dan langsung ditindak lanjuti. Sebelumnya, pasien telah dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara dan langsung ditindak oleh Perawat dan dokter yang siaga di Instalasi Gawat Darurat (IGD) Bhayangkara.

Menurut Sya’ban, Asosiasi Buruh Independen adalah organisasi Buruh yang konsen memperjuangkan hak hak Kemanusiaan, sehingga baginya ini adalah tanggung jawab Kemanusiaan yang mestinya diperjuangkan.

“ABI ini, organisasi Buruh yang perjuangkan hak Kemanusiaan, maka peristiwa ini adalah tanggung jawab moril kemanusiaan kita”. Ungkap Sya’ban.

Keluarga korban berterima kasih atas bantuan advokasi yang dilakukan ABI atas keluarganya, mereka merasa bersyukur, karna biaya operasi yang tadinya harus dibayar lebih kurang 10 juta rupiah, namun terklaim BPJS dan Jasaraharja

“Terima kasih banyak Ya, mestinya kami harus bayar 10 juta, tapi karna bantuannya, BPJS yang tadinya bermasalah justru bisa digunakan, begitu juga dengan Jasaraharja”. Ungkap Bobi, salah satu anggota keluarganya.

Laporan : Ekhiy
Editor : Redaktur Bidik News