Pekerja dan Mahasiswa Perantau di Gowa, terima Sembako dari Dapur Umum TNI-Polri

32

Gowa, bidiknews.net – Pandemi CoViD-19 meradang hampir seluruh lapisan Masyarakat, tak memandang kedudukan dan strata sosial. Bukan hanya pada penduduk lokal, juga bagi mereka yang menggantungkan hidupnya pada pekerjaan di rantauan.

Itu yang dialami beberapa Mahasiswa dan pekerja asal Nusa Tenggara Timur (NTT) di Kabupaten Gowa. Dalam masa pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di 2 jantung kota tempat mereka bergantung, Makassar dan Gowa.

Tidak memiliki Administrasi kependudukan wilayah tempat mereka tinggal, hal ini menjadi kendala penerimaan bantuan sosial warga terdampak CoViD-19. Melihat hal ini, Institut Jurnalis Kemanusiaan (IJuK) mengkoordinasikan ke Dapur Umum TNI-Polri di Gowa, akhirnya Mahasiswa dan Pekerja ini dapatkan bantuan dari Pemda Gowa, melalui Dapur Umum.

Advertise

Baca Juga

Melihat hal ini, Ketua Umum Institut Jurnalis Kemanusiaan, Sya’ban Sartono
memfasilitasi tempat tinggal sementara, bagi pekerja dan sebahagian Mahasiswa terdampak CoViD-19. Tempat tinggal sementara mereka juga adalah Sekretariat Institut Jurnalis Kemanusiaan, di jln. Pallantikang No. 92. A

Koordinasi Kelurahan dan Dapur Umum TNI-Polri membuahkan hasil. Mahasiswa dan Pekerja ini, selain diberikan jatah buka puasa, juga sembako untuk kebutuhan tambahannya.

Tercatat, ada 18 orang yang semntara ini tinggal di Sekretariat IJuK, diantara mereka ada 2 orang yang berkeluarga dan selebihnya belum menikah dan masih Mahasiswa. Para pekerja terdampak ini harus dirumahkan, lantaran pemberlakuan PSBB di Makassar dan Gowa.

Respon dan kerjasama Kelurahan Kalegowa dan Dapur Umum TNI-Polri diapresiasi Sya’ban Sartono,
“Proficiat kepada Personil TNI-Polri dan Pemerintah Daerah kabupaten Gowa yang datang langsung untuk memberikan secara langsung bantuan. Kami haturkan terima kasih yang tak terhingga,” ungkap Sya’ban.

Redaksi Bidik News