Pengecer Pupuk Subsidi Ini Blak-Blakan Jual di Atas Harga HET

72

JENEPONTO, Bidiknews.id – Dilansir dari media liputan4.com, Maraknya permainan pengecer pupuk bersubsidi nakal di kabupaten Jeneponto kian meresahkan khalayak ramai, baru-baru ini seorang di duga pengecer pupuk bersubsidi secara gamblang mengungkap hasil penjualannya di atas harga eceran tertinggi atau HET, (27/09/22)

Toko yang terletak di kelurahan Manjangloe Tamalatea inisial JP ini saat di wawancarai awak media secara terbuka ungkap alasan di balik tingginya harga yang dipatok disetiap penjualan pupuk subsidinya.

“Penjualanku pak cuma harga Rp.120.000 hingga Rp.125.000 tapi kalau diantarkan lain ceritanya (beda harga), ditaumi itu sekarang pak mahal bensin.” tutur istri JP.

Advertise

Lebih jauh sang istri menjelaskan selain dirinya, ada juga pihak penghubung wilayah yang menampung pupuk atas nama inisial PD menangani desa borongtala dan desa Bontosungguh, penjualan juga di atas harga yang ditentukan (HET) yakni Rp.125.000 dengan modal pengambilan senilai Rp. 118.000.

“Ada yang bantuka pak bagian desa Borongtala dan Bontosungguh, atas nama P**d***, saya kasih harga 118 ribu dan disana di jual harga 125 ribu, sekali ambil biasa satu mobil dengan jumlah 200 zak,” ungkapnya.

Penuturan pemilik toko ini menambah daftar pengecer pupuk subsidi nakal di Jeneponto, bersamaan dengan ini menjadi dasar pintu masuknya lembaga investigasi untuk mengungkap permainan dan mejawab keresahan masyarakat khususnya para petani. (HS)