Pengerjaan Proyek Jalan Asal Jadi, Kontraktor: Kami Kerja Sesuai Gambar

429

BIDIKNEWS.id, Manggarai Timur– Proyek Peningkatan Ruas Jalan Dangka Mangkang-Watunggong-Lengko Ajang-Rana Kulan-Pota diduga menyimpang dari nomenklatur. Pasalnya, dalam papan informasi proyek ditulis peningkatan ruas jalan. Faktanya, bukti fisik pekerjaan proyek, hanya rehab sebagian dari keseluruhan jalan yang rusak.

Pantauan Bidik News, Rabu (28/10/2020), kerusakan terparah, mulai dari Kampung Ngkileng wilayah Desa Satar Nawang sampai pertigaan Cabang Colok, Desa Golo Ngawan.

Proyek yang bersumber dari DAU dengan pagu senilai 975.418.000,00 tersebut, terlihat hanya satu deker di Tana Wara dan perbaikan di tikungan sepanjang 3 meter di ruas jalan sebelum Cabang Colok Desa Golo Ngawan, sedangkan kondisi sepanjang ruas jalan Ngkileng, Cabang Colok masih terlihat sangat memprihatinkan tanpa perubahan sedikitpun.

Advertise

Baca Juga

Realisasi pengerjaan CV Adi Karya sebagai pihak pelaksana mengundang banyak kecaman dari Masyarakat yang melintasi jalan Watunggong, Lengko Ajang.

“Aneh, posisi pekerjaan skarang sudah di Lengko Ajang, sementara sepanjang jalan dari Watunggong sampai Lengko Ajang hanya beberapa titik tikungan saja yang dikerjakan,” keluh Soni, sala satu pengguna jalan.

Ia berharap, pihak terkait seperti DPRD dan Dinas PUPR Matim, sebisa mungkin mendatangi lokasi dan melihat langsung proses pengerjaan jalan tersebut yang terindikasi asal-asalan.

Isfridus Mbada, Kontraktor CV Adi Karya, saat dijumpai di lokasi, Selasa, (27/10) kemarin, menjelaskan jika pengerjaannya sudah sesuai dengan juknis yang tertera di papan tender. “kami kerja sesuai dengan gambar. Di situ sistem kerjanya pecyng atau lompat mencari yang rusak parah saja,” Jelas Mbada.

Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Dinas PUPR Manggarai Timur belum berhasil dikonfirmasi.

Laporan: Wensislaus
Editor    : Biro NTT_Nardi Jaya