Penginapan Bahagia Jadi Ajang Tempat ‘Berlendir’

90
Penginapan Bahagia

Bidiknews.id – Ajang prostitusi terselubung di salah satu penginapan yang ada di Kota Malino bebas berinteraksi.

Hal ini dibuktikan dengan adanya hasil investigasi awak media di lokasi pada Jum’at (3/3/2023)

Penginapan yang diduga kuat sebagai ajang prostitusi terselubung tersebut, berada di kawasan wisata kota Malino, Kecamatan Tinggi Moncong, Kabupaten Gowa.

Advertise

Nampak terlihat beberapa para muda-mudi keluar masuk dari penginapan Bahagia tersebut, yang diduga kuat melakukan hubungan terlarangnya atau memadu kasih selayak suami istri.

Menurut salah satu karyawan penginapan bahagia Mengatakan, di sini Bebas bu kalau mau nginap di sini, biar belum menikah dan tidak di harus untuk menyimpan tanda pengenal sebagai jaminan.

“Disini bebas, biar tidak ada tanda pengenal di simpan” kata salah seorang karyawan yang tidak mau namanya di sebut

Hal ini tentunya dapat meresahkan masyarakat dan berdampak yang tidak baik terhadap perkembangan anak remaja kita.

Adapun Aturan terkait Penginapan dan Hotel

Jadwal check-in biasanya pukul 13.00 atau 14.00, sedangkan jadwal check-out maksimal pukul 12.00.

Jika tamu melebihi batas check-out, biasanya pihak hotel akan mengenakan denda atau biaya tambahan.

Tamu harus bersedia menyerahkan KTP atau identitas diri ketika check-in dan dapat diminta kembali ketika check-out.

Kapasitas maksimal tamu adalah dua orang untuk satu kamar, kecuali kamar tipe triple, family, atau dorm yang memang bisa diisi oleh banyak orang.

Jika kapasitas tamu melebihi yang ditentukan, akan dikenakan biaya tambahan atau diwajibkan menyewa extra bed.

Untuk pembatalan pemesanan kamar, biasanya akan diberi batas maksimal. Jika melebihi batas yang ditetapkan, DP pemesanan tidak bisa dikembalikan, dikembalikan hanya setengah, atau malah akan dikenakan biaya.

Tamu dilarang menginap satu kamar dengan lawan jenis yang bukan suami atau istrinya.

Tamu dilarang membuat suara yang mengganggu, melakukan perbuatan yang melanggar hukum, dan membawa minuman keras dan narkoba.

Tamu dilarang membawa pulang barang atau properti kamar hotel. Namun, ada pula hotel yang mengizinkan, tentu dengan syarat khusus, seperti mengganti dengan sejumlah biaya.

Sampai berita ini ditulis pihak terkait belum bisa di temui.

Bersambung…

(Ll/DS)