Pesantren di Pedalaman ini Ikut Bantu Korban Bencana NTT

BIDIKNEWS.id, Pasangkayu - Pondok Pesantren Darul Hijrah Hidayatullah dibawah naungan Yayasan Darul Hijrah ini, ikut andil dalam pengumpulan donasi korban Banjir Bandang Tanah Longsor dan Angin Kencang yang menimpa hampir seluruh wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB).

Pondok pesantren yang terletak di Desa Bulubonggu, Kecamatan Dapurang, pelosok Kabupaten Pasangkayu ini, melibatkan Guru dan para santri dalam pengumpulan bantuan dana untuk korban terdampak bencana di NTT belum lama ini.

Pantauan Bidik News, sebagian santri berkumpul dengan memegang kardus bekas yang dibentuk serupa kotak amal, dan sejumlah santri lainnya bersama ustadz dan para pengajar, mengisi donasi terbaik mereka untuk kebutuhan masyarakat terdampak bencana di NTT.

Hasanuddin, S. Pd.I, Ketua Yayasan sekaligus Kepala Sekolah SMP SMA Integral Darul Hijrah Dapurang, kepada Bidik News, mengaku kegiatannya ini merupakan andil dari rasa empati serta dukacitanya terhadap bencana yang menimpa NTT dan sekitarnya.

Aksi sosial ini bersama Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Muslim Makassar, dan mampu mengumpulkan donasi sebanyak Rp. 700.000_, dari para santri dan Asatidz di pondok ini, dananya, kemudian ditransfer langsung ke rekening Ketua LBH Muslim Makassar.

Hasanuddin berpesan, semoga dengan donasi yang dikumpul bersama guru dan santrinya ini bisa bermanfaat bagi korban bencana di NTT,
"Tolong sampaikan amanah kami ini, semoga bisa bermanfaat bagi saudara saudara kita disana (NTT_red). Tutur Hasanuddin.

Kerjasama ini dilakukan, mengingat visi misi LBH Muslim Makassar sebagai Lembaga Bantuan Hukum yang bukan hanya mengadvokasi Masyarakat perihal Hukum saja, namun melihat seluruh aspek yang membutuhkan bantuan.

Total bantuan yang terkumpul dari aksi sosial yang dilakukan seluruh relawan yang tergabung dalam Relawan LBH Muslim Makassar, Aliansi Mahasiswa NTT, dan donatur lainnya mencapai lebih dari 30 juta rupiah dan akan diantar langsung oleh Relawan dari Aliansi Mahasiswa NTT ke masing-masing wilayah terdampak bencana.

Laporan/Editor : Redaktur