Pihak Keluarga minta Polres Matim tindak tegas oknum Polisi yang diduga larikan istrinya

1743

Manggarai Timur, bidiknews.id – Ermensius Saverius De sales (40) meminta Kepolisian Resor (Polres) Manggarai Timur (Matim) agar menindak secara tegas SJ, oknum Polisi yang membawa kabur istrinya, Kornelia Wela (KW). Hal tersebut diungkapkannya pasca dilakukannya penggerebekan yang ke dua di tempat yang sama pada Rabu malam (19/8) di pondok sawah milik SJ.

“Seperti terkesan adanya pembiaran. Tidak ada sikap tegas dari kepolisian sehingga istri saya masih saja dibawa kabur sama SJ. Tadi malam kami grebek lagi di pondok yang sama. namun, SJ tidak ada di sana. Akhirnya istri saya dibawa ke Polres Matim,” ungkap Ermen Kamis (20/8/2020)

Ermen menambahkan, sesampainya di Polres, dirinya ingin membuat laporan resmi karena ulah oknum SJ. Namun, Polisi melarangnya dengan alasan kasus pertamanya masih ditangani di Polsek Borong. “Padahal waktu penggerebekan yang pertama tanggal 10/8 lalu, kami belum sempat membuat laporan resmi,” terang Ermensius.

Advertise

Baca Juga

Sebelumnya diberitakan, Salah satu oknum Polisi yang bertugas di Polsek Borong, Kabupaten Manggarai Timur (Matim), NTT, berinisial SJ, diduga melakukan tindakan tidak terpuji. Dia membawa kabur KW, istri sah Ermensius Saverius De Sales, yang beralamat di Kampung Beker, Kelurahan Rongga Koe, Kecamatan Kota Komba.

Kejadian tersebut kerap kali dilakukan SJ terhitung sejak bulan Maret 2020. Saat dikonfirmasi bidiknews.id melalui sambungan telepon, SJ membantah dirinya membawa kabur KW. Dia berdalih bahwa hal yang dilakukannya adalah upaya mengamankan KW, karena sering dipukul suaminya.

“Ini privasi seseorang yah. Kamu jangan paksa saya. Memang dulu saya mau mengamankan si enu itu. Dia kabur dari rumah karena sering dipukul suaminya. Nama saya sempat dituding. Selingkuhlah. apalah. Supaya kamu tau, saya sudah lama kenal mereka,” tandas SJ dengan nada buru-buru.

Sementara itu, Kepala Polsek Borong, Made Mudana berpendapat jika SJ nanti terbukti melakukan tindakan tidak terpuji, maka sangsinya adalah dipecat dari kesatuan.

Laporan : Biro NTT _ Nardi Jaya, S. Pd.
Editor : Redaktur Bidik News