Polisi Periksa Erick Tohir Atas Dugaan Korupsi Asian Games 2018

10

Sumber foto, NasionalKompas.com Jakarta, Bidiknews.net Erick Tohir, Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI) diperiksa Polda Metro Jaya terkait Kasus Dugaan Korupsi dana sosialisasi Asian Games 2018. Erick diperiksa selama tiga jam di kantor Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Reskrimsus). Sebagaimana yang disampaikan oleh Kasubdit V Tipikor Reskrimsus, AKBP Ferdy Irawan; Erick menjalani pemeriksaan sebagai saksi kasus terkait. Diperiksa pukul 13.00 sampai dengan 16.00 WIB,” dalam hal ini Ferdy menjelaskan pemeriksaan Erick kali ini hanya sebatas tupoksinya sebagai Ketua KOI. “Pertanyaannya umum saja sebagai ketua (KOI),” ujar dia, sebagaimana dikutip dari Liputan6 twrbit 22 Maret 2017 lalu. Juru Bicara dan Kuasa Hukum Adinda, Muhammad Fauzan menyatakan, kliennya dengan pengalaman yang ada dapat dimanfaatkan penyidik untuk melengkapi berkas penyidikan dalam perkara penyedia jasa kegiatan carnaval Sosialisasi Asian Games di enam kota. “Teknis perkara memang Adinda tidak tahu, karena saat perkara itu terjadi dia sedang cuti dari posisi Wakil Bendahara di KOI dan belum aktif di Inasgoc. Dia baru bergabung di Inasgoc Juni 2016. Tapi Polisi bisa memanfaatkan pengetahuannya untuk melengkapi berkas penyidikan,” ujar Fauzan, dikutip dari Antara, Minggu 19 Maret 2017. Polda Metro Jaya telah menetapkan tiga tersangka dalam kasus dugaan korupsi dana sosialisasi Asian Games 2018. Mereka yakni, Sekjen KOI Doddy Iswandi, Bendahara KOI Anjas Rivai, dan penyedia jasa kegiatan bernama Ikhwan Agus.