Potong Dana PIP, Oknum Kepsek SDN 1 Banjarsari Tidak disanksi

245

BIDIKNEWS.id, Nganjuk – Dinas Pendidikan Kabupaten Nganjuk tidak berikan sanksi terhadap oknum guru SDN 1 Banjarsari yang melakukan pemotongan dana Program Indonesia Pintar (PIP) periode 2020. Dana yang semestinya diberikan siswa sebesar Rp 175 ribu kali 135 siswa ini dipotong sebesar Rp 50 ribu per siswa.

Diberitakan sebelumnya, Dinas pendidikan (Disdik) melalui Kasi kesiswaan Lien Djais S. Pd., M.M. mengatakan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti kasus tersebut. “Kami akan tindaklanjuti pengaduan ini dan saya akan terjun langsung ke lapangan untuk kroscek data,” ujarnya, Selasa (22/9/2020).

Informasi yang dihimpun Bidik News, Pada hari Rabu (23/9/2020) pihak Disdik Nganjuk melalui sekretarisnya Soni lakukan sidak ke sekolah tersebut. Namun kelanjutan dari aksi Sekretaris itu hingga kini belum terang ke publik.

Advertise

Baca Juga

Beredar juga Informasi bahwa sebahagian siswa sudah mendapatkan kembali pemotongan tersebut, dan sebagian lainnya hingga berita ini ditulis, mereka belum juga mendapatkan haknya.

Saat dikonfirmasi kembali pihak Disdik via whatsapp, Soni mengatakan, tidak memberi sanksi pada oknum guru SDN 1 Banjarsari tersebut, dikarenakan sudah beritikad baik dengan menggembalikan pemotongan PIP tersebut.
“Inikan sudah dikembalikan” kata Soni, Jumat (2/10/2020).

Soni menjelaskan, permasalahan yang ada di SDN 1 Banjarsari tersebut sudah melalui pendalaman di Dinas Pendidikan. Pihaknya sudah melakukan penyelidikan

“Sebagai pembinaan karena di sektor pendidikan. Harusnya diberi contoh yang terbaik. Ini shock therapy yang harus diambil biar tidak diulangi,” katanya.

Sampai berita ini diturunkan, tindakan-tindakan tersebut juga tidak terlepas dari pengaduan-pengaduan yang dilakukan oleh masyarakat. Apalagi target zero Pengaduan mulai dicanangkan Dinas Pendidikan untuk memiminimalisir itu mengingat Deklarasi Sekolah Bersih, Aman dan Anti Korupsi.

Laporan : Biro Jatim _ Kuswanto/Kusno
Editor : Redaktur Bidik News