Proyek Pengadaan Mammogram di RSUD Syekh Yusuf Mangkrak sejak 2014, BAIN-HAM RI Nilai Mubazzir

5

Makassar, bidiknews.net  
Alat pendeteksi Penyakit kanker Payudara (Mammogram) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syekh Yusuf Kab. Gowa, sudah tidak digunakan sejak 5 tahun lalu. Alat seharga 2 M itu dinilai Mubazzir oleh Badan Advokasi Investigasi Hak Asasi Manusia (BAIN – HAM RI) Sulsel.

Dengan alasan tidak mendapatkan izin dari Badan Pengawasan Tenaga Nuklir (BPTN), padahal alat Kesehatan seharga Rp 2 M dalam satu set tersebut sudah dibeli pihak Rumah Sakit sejak tahun 2014 lalu, Alat tersebut tidak dingunakan untuk kepentingan pasien. Melihat ketimpangan Proyek 2 M tersebut,  BAIN HAM RI Sulawesi Selatanpun menyurati mempertanyakan kelanjutan pemanfaatan Alat kesehatan tersebut.

Koordinator Investigasi dan Advokasi BAIN HAM RI Sulawesi Selatan; Rahmat Marzuki, SH menilai, alat kesehatan tersebut di duga adalah barang pengadaan yang tidak jelas karena alat tersebut sudah 5 tahun tidak di gunakan,padahal semuanya melalui perencanaan yang matang.

Rahmat Marzuki meminta Kepala Rumah Sakit Syekh Yusuf Sungguminasa Kabupaten Gowa untuk mempertanggung jawabkan keberadaan Alkes yang dinilai Mubazir tersebut.

“Rencana dalam waktu dekat akan melakukan kordinasi dengan aparat penegak hukum untuk memeriksa alat kesehatan tersebut” ungkap Rahmat

Redaksi