Relawan Muda DM Sebut Kualitas Deno-Madur Jauh di Atas Hery-Heri

210

BIDIKNEWS.id, Manggarai– Debat terbuka yang disaksikan langsung oleh masyarakat umum adalah momen bagi para pemilih cerdas dan generasi muda termasuk pemilih pemula untuk menentukan arah dukungannya dalam mengikuti pilkada Manggarai pada 9 Desember mendatang.

Setidaknya, itulah yang diharapkan oleh Relawan Muda DM jilid II pasca menyaksikan debat kandidat pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Manggarai antara Pasangan Deno-Madur dan pasangan H2N yang dilaksanakan pada Sabtu (14/11/20) Siang.

Koordinator Relawan Muda DM Jilid 2 Kabupaten Manggarai, Tales Yulianus mengungkapkan, debat terbuka merupakan kesempatan bagi masyarakat Manggarai untuk menilai kualitas pasangan calon yang bertarung.

“Hari ini dua pasangan calon yakni DM dan H2N mempertontonkan kualitas mereka di ruang publik dalam debat terbuka. Setelah disimak, kami dalam barisan Relawan muda DM menilai bahwa kualitas paket Deno-Madur jauh di atas Hery-Heri,” ungkap tales Yulianus.

Thales Yulianus Menguraikan, Paket Deno-Madur menyampaikan visi dan misi Manggarai Maju sesuai dengan yang disampaikan saat kegiatan kampanye dan sosialisasi yang dilakukan selama ini. Sementara H2N yang menggunakan jargon perubahan ternyata memiliki visi-misi yang hampir sama dengan Deno-Madur.

“Perubahan yang tim H2N kampanyekan selama ini seperti kata tanpa makna. Masyarakat yang selama ini penasaran dengan jargon perubahan akhirnya bisa menyadari bahwa tidak ada konsep yang jelas dari tagline perubahan itu,” kata Thales.

Bahkan saat perdebatan berlangsung jelas Thales, beberapa kali H2N mengakui dan menyepakati gagasan yang disampaikan oleh paket Deno-Madur. Ini menunjukan bahwa konsep pembangunan dari Deno-Madur sudah benar dan tepat lalu disepakati oleh H2N.

“Sementara dari H2N sendiri, kita tidak melihat ada tawaran gagasan yang lebih menarik. Apa yang mau diharapkan dari kandidat ini, tidak ada gagasa baru yang mereka sampaikan,” kata Thales.

Menurut Thales, Relawan Muda DM bahkan menilai paket H2N hanya menunjukkan konsep yang tidak masuk akal. Sebagai contoh, dalam beberapa kesempatan kampanye paket H2N berjanji menaikan 100% tambahan penghasilan guru honorer. Selain itu memberikan bantuan untuk pembersihan lahan tidur bagi masyarakat sebesar Rp1.000.000/ kk.

Jika dikalkulasi, jumlahnya pasti sangat fantastis dan sangat tidak bersesuaian dengan jumlah APBD Kabupaten Manggarai saat ini.

Kemudian, saat ditanya oleh Paket DM tentang sumber dana untuk memenuhi janji tersebut, ternyata paket H2N ingin mengandalkan hasil investasi pada PT.Manggarai Multi Investasi atau PT. MMI.

“Padahal kalau mau dicari tahu tentang pendapatan asli daerah yang bersumber dari PT. MMI, selama ini jumlahnya hanya pada kisaran 100 hingga 200 juta. Lalu dibagi untuk ribuan guru honorer, kemudian bantuan untuk pembersihan lahan tidur masyarakat. Sudah pasti tidak akan cukup,” jelas Thales.

Menurut Thales, Kalau H2N punya konsep untuk mengembangkan investasi di PT.MMI, dengan target menghasilkan PAD yang lebih besar untuk memenuhi janjinya tersebut, mestinya dia menjelaskan kepada publik seperti apa konsep itu.

“Bukan malah menyampaikan pernyataan yang membingungkan dan tidak masuk akal. Dari sini kita bisa menilai dan janji-janji sepeti itu sudah pasti tidak akan bisa dipenuhi,” tegasnya.

Karena itu lanjut Thales, dari rangkuman keseluruhan hasil debat yang telah dilaksanakan, Relawan Muda DM menyimpulkan bahwa H2N tidak memiliki konsep yang bisa meyakinkan untuk membangun Manggarai agar menjadi lebih baik pada 5 tahun yang akan datang.

Berbeda halnya dengan paket Deno-Madur. Dalam debat menyampaikan keberhasilan yang telah dilakukan selama kurang lebih 4 tahun terakhir. Seperti Intervensi terhadap Bantuan Rumah tidak Layak Huni, pengembangan Sistem Pertanian Terintegrasi (Simantri), Pengembangan Jaringan dan elektrifikasi (Listrik) Pembangunan infrastruktur jalan raya, fasilitas kesehatan dan lain-lain.

“Karena itu kami mengajak seluruh masyarakat Manggarai yang belum tentukan arah dukungan dan pilihan. Terutama generasi muda dan para pemilih pemula sudah saatnya kita berada dalam barisan yang sama untuk minum madu yang sudah teruji dan terbukti membangun Manggarai,” tutupnya.

Laporan: Biro NTT_Nardi Jaya